Jumat, 15 Mei 2026

Waskita (WSKT) Tunda Bayar Bunga Obligasi, Kenapa?

Penulis : Muawwan Daelami
15 Feb 2023 | 20:19 WIB
BAGIKAN
Ilustrasi kegiatan usaha Waskita Karya (WSKT). (Dok. B-Universe Photo)
Ilustrasi kegiatan usaha Waskita Karya (WSKT). (Dok. B-Universe Photo)

JAKARTA, investor.id – PT Waskita Karya Tbk (WSKT) bakal menunda pembayaran bunga Obligasi Berkelanjutan III tahap IV yang akan jatuh tempo pada 23 Februari 2023.

Waskita masih fokus restrukturisasi, sehingga akan memperlakukan sama (equal treatment) kepada semua kreditur, baik pemberi kredit kerja maupun obligasi.

SVP Corporate Secretary Waskita Karya, Ermy Puspa Yunita menyampaikan bahwa perseroan sedang melakukan restrukturisasi yang tertuang dalam Master Restructuring Agreement (MRA) sebagai salah satu strategi memulihkan kondisi keuangan.

ADVERTISEMENT

“Akibat equal treatment tersebut, Waskita melakukan penundaan pembayaran bunga Obligasi Berkelanjutan III tahap IV," jelas Ermy dalam keterangan tertulis, Rabu (15/2/2023).

Menurut Ermy, perseroan bukan tidak bisa membayar bunga obligasi, namun penundaan pembayaran lantaran pihaknya akan meninjau ulang secara komprehensif terlebih dahulu implementasi MRA.

Selama proses peninjauan ulang, emiten berkode saham WSKT tersebut akan mengajukan permohonan standstill kepada kreditur dan pemegang obligasi sebagai bentuk equal treatment terhadap kredit modal kerja dan obligasi.

Perlakuan ini sejalan dengan arahan Wakil Menteri II BUMN Kartika Wirjoatmodjo yang menyebut WSKT sedang dalam tahap restrukturisasi karena terbatasnya pendanaan untuk menyelesaikan proyek-proyek infrastruktur yang sedang berjalan.

Editor: Jauhari Mahardhika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 4 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 4 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 5 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 5 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 6 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 6 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia