Kenaikan Suku Bunga Berlanjut, Pasar Obligasi Bakal Melemah Terbatas
JAKARTA, investor.id – Pilarmas Investindo Sekuritas memprediksi pasar obligasi bakal melemah terbatas pada Kamis (16/2/2023). Pasar obligasi tertekan oleh ekpektasi dan persepsi kenaikan suku bunga yang akan berlanjut.
Pilarmas Investindo Sekuritas menjelaskan, pasar obligasi lagi lagi seperti yang sudah diduga, mulai mengalami penurunan dengan menembus beberapa support bawahnya. Hal ini semakin memperkuat bahwa pasar obligasi akan terus berpotensi mengalami penurunan hingga ke titik support berikutnya.
Baca Juga:
Pasar Obligasi Akan Kembali Menurun“Ekspektasi dan persepsi kenaikkan tingkat suku bunga lanjutan, menjadi penyebab utama naiknya imbal hasil obligasi,” tulis Pilarmas Investindo Sekuritas dalam risetnya, Kamis (16/2/2023).
Menurut Pilarmas Investindo Sekuritas, hal ini tentu saja memberikan sebuah tekanan kepada pelaku pasar dan investor obligasi, namun tentu saja hal ini bukan berarti membuat pasar obligasi suram. Pasalnya imbal hasil yang ada saat ini saja, untuk sementara boleh dikatakan cukup rendah.
Pilarmas Investindo Sekuritas menambahkan, sekalipun ada ruang untuk mengalami kenaikkan imbal hasil, hal itu masih dalam batas toleransi, jadi pelaku pasar dan investor tidak perlu khawatir. “Pagi ini pasar obligasi diperkirakan akan dibuka melemah dengan potensi melemah terbatas,” tutup Pilarmas Investindo Sekuritas.
Editor: Indah Handayani
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Tag Terpopuler
Terpopuler





