Analis: GOTO Berada di Waktu Tepat untuk Kejar Profitabilitas
JAKARTA, Investor.id - PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) diprediksi bisa mempertahankan pertumbuhan pendapatan tahun ini, sehingga mempercepat titik impas pada EBITDA yang disesuaikan.
Analis Samuel Sekuritas Farras Farhan menilai, kenaikan take rate atau komisi yang diberlakukan GOTO tidak akan menurunkan jumlah customer, karena perusahaan kompetitor juga melakukan hal yang sama.
Baca Juga:
GOTO Tempuh Langkah Baru“Ketergantungan masyarakat terhadap layanan GOTO sudah sangat besar sehingga kenaikan komisi tidak akan membuat mereka pindah ke layanan lain,” ujarnya, hari ini.
Dia mencontohkan, skema biaya baru untuk official store di Tokopedia tidak akan membuat para merchant kembali berjualan secara konvensional. Para merchant tersebut sudah merasakan manfaat langsung berjualan di Tokopedia, sehingga kenaikan komisi akan dianggap wajar. “Kenaikan komisi juga diberlakukan di marketplace lain sehingga hal ini semakin dianggap wajar,” ujarnya.
Tahun 2023, menurut dia, merupakan saat yang tepat bagi GOTO untuk meningkatkan pendapatan untuk mencapai EBITDA yang disesuaikan positif. Karena, era bakar uang sudah lewat dan semua perusahaan teknologi fokus terhadap hal yang sama, yakni mencapai profit. “Ini waktu yang tepat bagi GOTO untuk memulai mengejar profitabilitas,” ujarnya.
Pernyataan Farras tersebut disampaikan untuk menanggapi rencana GOTO untuk mencapai titik impas pada margin kontribusi pada Kuartal I-2023 dan EBITDA yang disesuaikan pada akhir tahun ini.
Margin kontribusi adalah pendapatan bersih setelah dikurangi biaya variabel. Sementara EBITDA yang disesuaikan adalah pendapatan sebelum bunga, pajak, depresiasi, dan amortisasi dengan mengecualikan berbagai beban dan pendapatan non-kas dan sewaktu (one-off). EBITDA yang disesuaikan bisa menjadi dasar bagi perusahaan untuk mencapai profit atau laba.
Sejalan dengan Farras, Trimegah Sekuritas Indonesia mempercayai bahwa kemampuan GOTO untuk memangkas biaya tidak boleh diremehkan. Terutama dengan beberapa manajemen kunci baru dan struktur kepemimpinan yang sudah ada akan fokus pada efisiensi dan profitabilitas,” tulis riset Trimegah.
Trimegah mempertahankan rekomendasi beli untuk saham GOTO dengan target harga Rp 200.
Trimegah Sekuritas mempertahankan panggilan buy dengan target harga senilai Rp 200 atau lebih rendah dari perkiraan semula Rp 380. “Kami akan meninjau kembali angka perkiraan kami, namun kami telah menyesuaikan harga target kami mengingat pendekatan penilaian yang lebih rasional terhadap price to share dan peralihan manajemen dari sebelumnya fokus ke pertumbuhan menjadi profitabilitas,” ujarnya.
Trimegah juga menyebutkan ada potensi kenaikan saham GOTO, apabila bisa masuk ke Indeks FTSE yang akan diumumkan hari ini. Adapun risiko untuk saham GOTO adalah persaingan yang lebih ketatr dan pertumbuhan ekonomi Indonesia yang lebih lemah.
Sementara itu, analis Ciptadana Sekuritas Gani dalam riset terbarunya mengatakan take rate Tokopedia pada tahun ini bisa naik menjadi 4%, dibandingkan tahun lalu pada kisaran 3,2%. Hal ini didukung oleh sejumlah langkah monetisasi, seperti kebijakan komisi baru yang berlaku mulai 1 Januari 2023 dan komisi untuk official store yang berlaku mulai Maret 2023.
“Kami merasa lega bahwa Tokopedia juga dapat mempertahankan pangsa pasar dalam kenaikan tarif ini karena pesaing juga melakukan kenaikan pada tingkat yang sama,” ujar Gani.
Optimasi Pendapatan
Gani juga menyoroti optimasi pendapatan GOTO layanan on-demand services. Hal ini didukung oleh sejumlah inisitaif baru seperti GoCar Luxe, yang mengincar pelanggan menengah ke atas. Berikutnya Go-Transit yang menghubungkan pengguna transportasi massal dengan layanan Gojek. Terakhir adalah Go-Corp, solusi berbasis B2B untuk layanan transportasi klien korporat.
Baca Juga:
GOTO Masuk Bab BaruSelain itu, strategi optimasi pendapatan juga meliputi pengembangan bisnis dengan margin pendapatan lebih tinggi, seperti iklan, layanan transportasi premium, serta produk pinjaman yang terus dikembangkan.
Direktur Utama Grup GoTo Andre Soelistyo mengatakan, optimisasi pendapatan merupakan salah satu dari tiga strategi dalam mempercepat profitabilitas GOTO. Dua strategi lainnya adalah pengelolaan beban usaha, serta pengembangan produk dan layanan berbasis ekosistem terintegrasi.
"Perseroan akan dapat mencatatkan EBITDA yang disesuaikan menjadi positif pada kuartal empat tahun 2023. Perseroan memiliki sumber daya manusia yang tepat, didukung oleh likuiditas yang mencukupi untuk melaksanakan rencana kami,” ujar Andre dalam pertemuan dengan media massa pada Kamis malam.
Optimasi pendapatan GOTO mulai terlihat sejak tahun, dengan mencatatkan nilai transaksi bruto (gross transaction value) sebesar Rp 613 triliun pada 2022, meningkat 33% secara year on year. Tanpa menyebutkan angka GOTO mencatatkan pendapatan bruto berada dalam batas atas dari pedoman kinerja yang ditetapkan. Sementara itu, margin kontribusi pada 2022 melampaui pedoman kinerja.
Khusus untuk margin kontribusi GOTO menargetkan bisa mencapai breakeven atau titik impas pada kuartal I tahun 2023. Pada unit bisnis on-demand services sebenarnya telah mencapai margin kontribusi positif sejak September 2022 lalu.
Editor: Investor.id
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Tag Terpopuler
Terpopuler






