Jumat, 15 Mei 2026

Ini Gambaran Pasar Saham Sepekan ke Depan, Salam Cuan!

Penulis : Zsazya Senorita
19 Feb 2023 | 22:02 WIB
BAGIKAN
Investor memantau pergerakan saham di galeri sekuritas di Jakarta. (Beritasatu Photo/Uthan AR)
Investor memantau pergerakan saham di galeri sekuritas di Jakarta. (Beritasatu Photo/Uthan AR)

JAKARTA, investor.id – Pergerakan indeks harga saham gabungan (IHSG) dalam sepekan ke depan diprediksi bervariasi cenderung naik. Level tertinggi (resistance) IHSG diperkirakan berada di 6.962, sedangkan terendah (support) 6.864.

Proyeksi itu seiring sejumlah sentimen, antara lain sikap The Fed yang hawkish, rilis data transaksi berjalan kuartal IV-2022 Indonesia yang diproyeksi surplus, serta rilis laporan keuangan emiten.

“IHSG harus menembus resistance 6.962 terlebih dahulu, sebelum tembus 7.000,” kata Senior Investment Information Mirae Asset Sekuritas Indonesia Muhammad Nafan Aji Gusta kepada Investor Daily, Minggu (19/2/2023).

ADVERTISEMENT

Nafan merekomendasikan pelaku pasar untuk mencermati sektor barang konsumen nonprimer (cyclicals), kesehatan, industri infrastruktur, teknologi, dan transportasi. Menurut dia, sektor industri dan infrastruktur patut dilirik, karena berhubungan dengan kinerja ekonomi Indonesia yang cenderung ekspansif. Dilihat dari data Purchasing Managers Index (PMI), Indonesia sudah 17 bulan berturut-turut masuk zona ekspansif.

“Dengan begitu, untuk sektor yang berkaitan dengan industri dan infrastruktur, pasti mendukung. Dapat sentimen positif,” tutur Nafan.

Sedangkan sektor transportasi terkait dengan logistik. Bila industri ekspansi, otomatis konektivitas logistik makin intensif, sehingga sektor ini menarik untuk dicermati.

“Kalau cyclicals so far Alhamdulillah perekonomian kita masih resilient, sehingga bisa memberikan keuntungan terhadap sektor tersebut,” imbuhnya.

Khusus sektor teknologi, Nafan menilai bahwa untuk sementara ini fenomena Tech Winter yang berkaitan dengan kekhawatiran resesi sudah mulai mereda. Ia memberi catatan, investor dapat mencermati sinyal hawkish dalam kebijakan moneter the Fed yang ketat.

Menurut dia, para pelaku pasar berekspektasi kuat tahun ini the Fed akan menjalankan less aggressive tightening monetary policy. “Kalau hasilnya kebijakan suku bunga tidak sesuai ekspektasi investor, ini akan meningkatkan risk appetite bagi para pelaku pasar untuk meningkatkan akumulasi. Sebab di AS saham tekno sangat besar, mestinya ada efek domino terhadap IDX techno di Tanah Air,” sambung Nafan.

Berdasarkan analisis teknikal, dia merekomendasikan saham ASII, KLBF, TLKM, dan UNTR. Saham-saham pilihan itu juga mempertimbangkan rajinnya emiten-emiten tersebut dalam membagikan dividen. Hal ini dinilai mampu meningkatkan kepercayaan investor.

Secara terpisah, pengamat pasar modal Wahyu Tri Laksono memperkirakan IHSG bergerak di level 6.850-7.150 dalam sepekan ke depan, dengan kecenderungan mencoba menembus level 7.000.

“Kalau dilihat paling rendahnya 6.850 sudah terjaga dalam sepekan terakhir. Semoga tidak tembus ke bawah 6.800 dan mencoba menembus level 7.000. Sentimen yang mendukung adalah laporan keuangan dan dividen setelah RUPS,” papar Wahyu.

Dia merekomendasikan saham-saham penggerak IHSG untuk dikoleksi, antara lain BBRI, BBCA, BBNI, BMRI, ASII, dan TLKM. Sebagai tambahan, dia juga menjagokan saham berbasis minyak sawit mentah (crude palm oil/CPO) dan turunannya seperti LSIP, DSNG, dan TAPG.

Rapor kinerja emiten-emiten tersebut diyakini bagus pada 2022 karena harga CPO yang masih tinggi, sehingga berpotensi membagikan dividen besar. “Mereka biasanya royal bagi dividen, harga CPO tahun ini juga masih terjaga. Harga minyak goreng saja naik,” pungkasnya.

Editor: Jauhari Mahardhika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 4 menit yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 6 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 6 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 7 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 7 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 8 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia