Jumat, 15 Mei 2026

Pasar Obligasi Berpotensi Melemah Terbatas di Awal Pekan

Penulis : Indah Handayani
20 Feb 2023 | 07:45 WIB
BAGIKAN
Aktivitas investor di galeri sekuritas, Jakarta. (B-Universe Photo/Uthan AR)
Aktivitas investor di galeri sekuritas, Jakarta. (B-Universe Photo/Uthan AR)

JAKARTA, investor.id – Pilarmas Investindo Sekuritas memprediksi pasar obligasi melemah terbatas pada Senin (20/2/2023).

Pilarmas Investindo Sekuritas menjelaskan, pada akhirnya, pasar obligasi harus memilih kemana mereka harus bergerak. Pilihan mereka pada akhirnya  kepada penurunan ditengah kenaikkan imbal hasil US Treasury.

“Tidak banyak yang dapat kita perhatikan minggu ini, selain dari FOMC meeting minutes yang memberikan kita sebuah gambaran, akan kemana langkah kaki The Fed selanjutnya,” tulis Pilarmas Investindo Sekuritas dalam risetnya, Senin (20/2/2023).

ADVERTISEMENT

Pilarmas Investindo Sekuritas menilai, hal ini tentu saja akan memberikan pengaruh terhadap pergerakan pasar obligasi, yang dimana apabila cerita dari FOMC Meeting Minutes itu memberikan tanda yang lebih hawkish, maka dapat dipastikan pasar obligasi akan semakin menghadapi tekanan. Meskipun sebetulnya secara fundamental ekonomi, Indonesia masih tetap kuat.

Menurut Pilarmas Investindo Sekuritas, volatilitas tetap akan ada di pasar, jadi perhatikan, cermati dan amati. “Pagi ini pasar obligasi diperkirakan akan dibuka menguat dengan potensi melemah terbatas,” tutup Pilarmas Investindo Sekuritas.

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 3 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 3 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 4 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 4 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 5 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 5 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia