Jumat, 15 Mei 2026

Rupiah Menguat, Ditopang Ekspektasi Surplus Neraca Pembayaran

Penulis : Grace El Dora
20 Feb 2023 | 12:10 WIB
BAGIKAN
Petugas menunjukan uang pecahan rupiah dan dolar AS di gerai penukaran mata uang asing (Valuta Inti Prima) VIP Money Changer, Jakarta pada 3 Januari 2023. (Foto: ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/foc/aa)
Petugas menunjukan uang pecahan rupiah dan dolar AS di gerai penukaran mata uang asing (Valuta Inti Prima) VIP Money Changer, Jakarta pada 3 Januari 2023. (Foto: ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/foc/aa)

JAKARTA, investor.id – Nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada awal pekan menguat, ditopang oleh ekspektasi neraca pembayaran Indonesia (NPI) akan mengalami surplus.

Kurs rupiah pada Senin pagi dibuka naik 21 poin atau 0,14% ke posisi Rp 15.189 per dolar Amerika Serikat (AS), dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan sebelumnya Rp 15.210 per dolar AS.

“Ada potensi rupiah untuk menguat hari ini, didorong oleh rilis data neraca pembayaran yang masih akan positif,” kata Analis Bank Mandiri Rully Arya Wisnubroto dikutip dari ANTARA di Jakarta, Senin (20/2).

ADVERTISEMENT

Rully mengatakan perkiraan NPI surplus tersebut didukung oleh tingginya surplus neraca transaksi berjalan, terutama ekspor yang masih tumbuh cukup tinggi pada 2022.

Neraca perdagangan RI secara kumulatif dari Januari-Desember 2022 mengalami surplus US$ 54,46 miliar, dengan nilai ekspor US$ 291,98 miliar dan impor US$ 237,52 miliar.

Neraca perdagangan sepanjang 2022 tumbuh 53,76% dibandingkan dengan periode yang sama di tahun sebelumnya.

Bank Indonesia (BI) memperkirakan NPI 2022 mencatat surplus, ditopang oleh surplus transaksi berjalan pada kisaran 0,4%-1,2% dari produk domestik bruto (PDB) di tengah defisit transaksi modal dan finansial akibat tingginya ketidakpastian pasar keuangan global.

Perkembangan terkini menunjukkan neraca perdagangan Januari 2023 mencatat surplus cukup tinggi sebesar US$ 3,87 miliar, dipengaruhi oleh kinerja ekspor nonmigas yang tetap kuat.

Rully memperkirakan nilai tukar rupiah pada perdagangan hari ini bergerak di kisaran Rp 15,165 per dolar AS hingga Rp 15,225 per dolar AS.

Sementara itu, dolar AS cenderung melemah terhadap mata uang lainnya. Terutama dengan mata uang utama (major currencies) seperti euro dan poundsterling, seiring kenaikan fed funds rate (FFR) ke depan yang lebih moderat dibanding policy rate Bank Sentral Eropa (ECB) dan Bank Sentral Inggris (BoE).

Pada Jumat (17/2), kurs rupiah ditutup turun 51 poin atau 0,34% ke posisi Rp 15.210 per dolar, dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan sebelumnya Rp 15.159 per dolar AS.

Editor: Grace El Dora

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Business 49 menit yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Market 59 menit yang lalu

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026, Cek Rinciannya

Harga emas perhiasan hari ini, Jumat (15/5/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karat
Market 2 jam yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Multimedia 2 jam yang lalu

Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast

Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di Indonesia
Market 3 jam yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 9 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia