Biro Perjalanan Wisata Ini Mau IPO, Dananya untuk Reservasi Pesawat dan Hotel
JAKARTA, investor.id - PT Arsy Buana Travelindo Tbk (HAJJ) bersiap menggelar penawaran umum perdana (initial public offering/IPO) sebanyak-banyaknya 687,1 juta saham atau 29,993% dengan nilai nominal Rp 30 per saham.
Perseroan membuka harga penawaran Rp 140-145 per saham sehingga dana yang dibidik sebanyak-banyaknya Rp 99,62 miliar. HAJJ melaksanakan penawaran awal (bookbuilding) pada 24 Februari-9 Maret 2023. Bertindak sebagai penjamin pelaksana emisi efek adalah Surya Fajar Sekuritas.
Arsy juga menerbitkan maksimal 549,68 juta waran seri I dengan harga pelaksanaan Rp 175. Total dana dari waran seri I sebanyak-banyaknya Rp 96,19 miliar.
Arsy Buana Travelindo adalah biro perjalanan wisata yang berdiri tahun 2016. Layanan yang diberikan antara lain kamar hotel, land arrangement, dan tiket pesawat.
Dana yang diperoleh dari IPO akan digunakan seluruhnya oleh perseroan untuk modal kerja, dengan rincian sekitar 60% akan digunakan untuk reservasi tiket pesawat dan sisanya sekitar 40% akan digunakan oleh perseroan untuk reservasi slot kamar hotel.
Pemegang saham HAJJ saat ini adalah PT Madinah Iman Wisata 99,998% dan Saipul Bahri 0,002%. Etin Suryatin merupakan pengendali dan pemilik manfaat akhir HAJJ. Dirinya menggenggam saham HAJJ melalui Madinah Iman Wisata.
Jadwal IPO Arsy Buana Travelindo (HAJJ):
Masa penawaran awal: 24 Februari-9 Maret 2023
Perkiraan tanggal efektif: 21 Maret
Perkiraan masa penawaran umum: 27-31 Maret
Perkiraan pencatatan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI): 4 April
Editor: Theresa Sandra Desfika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Tag Terpopuler
Terpopuler





