Jumat, 15 Mei 2026

Biro Perjalanan Wisata Ini Mau IPO, Dananya untuk Reservasi Pesawat dan Hotel

Penulis : Thresa Sandra Desfika
24 Feb 2023 | 22:01 WIB
BAGIKAN
Ilustrasi perjalanan wisata. (Perseroan)
Ilustrasi perjalanan wisata. (Perseroan)

JAKARTA, investor.id - PT Arsy Buana Travelindo Tbk (HAJJ) bersiap menggelar penawaran umum perdana (initial public offering/IPO) sebanyak-banyaknya 687,1 juta saham atau 29,993% dengan nilai nominal Rp 30 per saham.

Perseroan membuka harga penawaran Rp 140-145 per saham sehingga dana yang dibidik sebanyak-banyaknya Rp 99,62 miliar. HAJJ melaksanakan penawaran awal (bookbuilding) pada 24 Februari-9 Maret 2023. Bertindak sebagai penjamin pelaksana emisi efek adalah Surya Fajar Sekuritas.

Arsy juga menerbitkan maksimal 549,68 juta waran seri I dengan harga pelaksanaan Rp 175. Total dana dari waran seri I sebanyak-banyaknya Rp 96,19 miliar.

ADVERTISEMENT

Arsy Buana Travelindo adalah biro perjalanan wisata yang berdiri tahun 2016. Layanan yang diberikan antara lain kamar hotel, land arrangement, dan tiket pesawat.

Dana yang diperoleh dari IPO akan digunakan seluruhnya oleh perseroan untuk modal kerja, dengan rincian sekitar 60% akan digunakan untuk reservasi tiket pesawat dan sisanya sekitar 40% akan digunakan oleh perseroan untuk reservasi slot kamar hotel.

Pemegang saham HAJJ saat ini adalah PT Madinah Iman Wisata 99,998% dan Saipul Bahri 0,002%. Etin Suryatin merupakan pengendali dan pemilik manfaat akhir HAJJ. Dirinya menggenggam saham HAJJ melalui Madinah Iman Wisata.

Jadwal IPO Arsy Buana Travelindo (HAJJ):

Masa penawaran awal: 24 Februari-9 Maret 2023

Perkiraan tanggal efektif: 21 Maret

Perkiraan masa penawaran umum: 27-31 Maret

Perkiraan pencatatan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI): 4 April

Editor: Theresa Sandra Desfika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 4 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 4 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 5 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 5 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 6 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 6 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia