Jumat, 15 Mei 2026

PalmCo IPO Tahun Ini? Erick Thohir Sebut Konsolidasi Besar

Penulis : Indah Handayani
27 Feb 2023 | 14:45 WIB
BAGIKAN
Pekerja mengumpulkan buah sawit di perkebunan kelapa sawit milik PTPN VIII di Cimulang, Kabupaten Bogor, Rabu (6/1/2021). Foto: BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal
Pekerja mengumpulkan buah sawit di perkebunan kelapa sawit milik PTPN VIII di Cimulang, Kabupaten Bogor, Rabu (6/1/2021). Foto: BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal

JAKARTA, investor.id – Anak usaha PTPN III, PalmCo, disebut-sebut akan menggelar Initial Public Offering (IPO) pada tahun ini. Menteri BUMN Erick Thohir pun menyebut konsolidasi besar.  

"IPO PalmCo kita juga dorong untuk ketahanan pangan," kata Erick di Jakarta, Senin (27/2/2023).

Menurut Erick, saat ini pihaknya tengah melakukan konsolidasi besar. Tujuannya adalah agar PalmCo memiliki total lahan 600 ribu hektar (ha), sehingga bisa menjadi yang terbesar di dunia. 

ADVERTISEMENT

Dengan demikian, Erick mengatakan, pangsa pasar PalmCo akan naik dan dapat meredam gejolak harga CPO seiring berkembangnya bisnis perusahaan ini. "Kita butuh konsolidasi besar. Kita perlu meningkatkan produksi minyak (CPO) kita," imbuh Erick.

PalmCo memang sudah disiapkan untuk IPO setelah sejak 2022. IPO PalmCo digadang-gadang mampu meraup dana segar Rp 5 triliun hingga Rp 10 triliun melalui IPO. Bahkan, sempat beredar kabar PTPN bahkan sudah menunjuk Mandiri Sekuritas dan McKinsey sebagai penasihat aksi korporasinya tersebut.

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 4 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 4 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 4 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 5 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 5 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 6 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia