Jumat, 15 Mei 2026

Asing Net Sell Rp 1,05 Triliun, Saham Bank Mulai dari ARTO hingga BMRI Dilepas

Penulis : Parluhutan Situmorang
28 Feb 2023 | 17:07 WIB
BAGIKAN
Pengunjung memotret layar elektronik yang menampilkan pererakan saham di Main Hall Bursa Efek Indonesia (BEI) di Jakarta. (B-Universe Photo/Mohammad Defrizal)
Pengunjung memotret layar elektronik yang menampilkan pererakan saham di Main Hall Bursa Efek Indonesia (BEI) di Jakarta. (B-Universe Photo/Mohammad Defrizal)

JAKARTA, investor.id - Investor asing membukukan penjualan bersih (net sell) saham senilai Rp 1,05 triliun di seluruh pasar, meskipun penurunan indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (28/2/2023), hanya tipis sebanyak 11,54 poin (0,17%) menjadi 6.843,2.

Net sell terbanyak melanda lima saham berikut, yaitu saham PT Bank Jago Tbk (ARTO) Rp 272,3 miliar, PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) Rp 256,88 miliar, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 165,08 miliar, PT United Tractors Tbk (UNTR) Rp 152,01 miliar, dan PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 85,06 miliar.

Pelemahan IHSG hari ini dipengaruhi oleh penurunan saham sektor infrastruktur 0,96%, keuangan 0,42%, sektor konsumer non primer 0,31%, dan sektor teknologi 0,21%. Sebaliknya, penguatan melanda saham sektor industri 3,46%, sektor transportasi 2,83%, sektor energi 1,46%, dan sektor material dasar 0,2%.

ADVERTISEMENT

Meski IHSG melemah, lima saham ini berhasil menorehkan lonjakan harga, yaitu saham PT Lini Imaji Kreasi Ekosistem Tbk (FUTR) naik Rp 21 (21%) menjadi Rp 121, PT Ketrosden Triasmitra Tbk (KETR) naik Rp 25 (13,81%) menjadi Rp 206, dan PT Bank MNC Internasional Tbk (BABP) menguat Rp 12 (13,19%) menjadi Rp 103.

Kemudian, saham PT Singaraja Putra Tbk (SINI) naik Rp 300 (13,04%) menjadi Rp 2.600 dan PT United Tractors Tbk (UNTR) naik Rp 2.725 (10,82%) menjadi Rp 27.900.

Sebaliknya, pelemahan tajam melanda lima saham berikut, yaitu saham PT Jaya Swarasa Agung Tbk (TAYS), PT Trisula International Tbk (TRIS), PT Bangun Karya Perkasa Jaya Tbk (KRYA), PT Telefast Indonesia Tbk (TFAS), dan PT Wahana Pronatural Tbk (WAPO).

Editor: Investor.id

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 15 menit yang lalu

Harga Emas Terkoreksi Buntut Data Konsumen AS

Pasar emas terus mempertahankan dukungan kritis tetapi tidak menunjukkan reaksi besar terhadap data ekonomi terbaru AS.
Market 26 menit yang lalu

Harga Perak Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Longsor Dalam

Harga perak Antam (ANTM) hari ini pada Jumat (15/5/2026) terpantau longsor dalam. Harga perak Antam menurun ke level ini
Market 30 menit yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Merosot Lagi

Harga emas Antam (ANTM) terpantau pada Jumat (15/5/2026) kembali merosot. Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 1 jam yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 1 jam yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Business 2 jam yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia