Asing Net Sell Rp 1,05 Triliun, Saham Bank Mulai dari ARTO hingga BMRI Dilepas
JAKARTA, investor.id - Investor asing membukukan penjualan bersih (net sell) saham senilai Rp 1,05 triliun di seluruh pasar, meskipun penurunan indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (28/2/2023), hanya tipis sebanyak 11,54 poin (0,17%) menjadi 6.843,2.
Net sell terbanyak melanda lima saham berikut, yaitu saham PT Bank Jago Tbk (ARTO) Rp 272,3 miliar, PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) Rp 256,88 miliar, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 165,08 miliar, PT United Tractors Tbk (UNTR) Rp 152,01 miliar, dan PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 85,06 miliar.
Pelemahan IHSG hari ini dipengaruhi oleh penurunan saham sektor infrastruktur 0,96%, keuangan 0,42%, sektor konsumer non primer 0,31%, dan sektor teknologi 0,21%. Sebaliknya, penguatan melanda saham sektor industri 3,46%, sektor transportasi 2,83%, sektor energi 1,46%, dan sektor material dasar 0,2%.
Meski IHSG melemah, lima saham ini berhasil menorehkan lonjakan harga, yaitu saham PT Lini Imaji Kreasi Ekosistem Tbk (FUTR) naik Rp 21 (21%) menjadi Rp 121, PT Ketrosden Triasmitra Tbk (KETR) naik Rp 25 (13,81%) menjadi Rp 206, dan PT Bank MNC Internasional Tbk (BABP) menguat Rp 12 (13,19%) menjadi Rp 103.
Kemudian, saham PT Singaraja Putra Tbk (SINI) naik Rp 300 (13,04%) menjadi Rp 2.600 dan PT United Tractors Tbk (UNTR) naik Rp 2.725 (10,82%) menjadi Rp 27.900.
Sebaliknya, pelemahan tajam melanda lima saham berikut, yaitu saham PT Jaya Swarasa Agung Tbk (TAYS), PT Trisula International Tbk (TRIS), PT Bangun Karya Perkasa Jaya Tbk (KRYA), PT Telefast Indonesia Tbk (TFAS), dan PT Wahana Pronatural Tbk (WAPO).
Editor: Investor.id
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






