Kamis, 14 Mei 2026

Akselerasi Profitabilitas GOTO, Gojek Terapkan Tiga Strategi 

Penulis : Herman
28 Feb 2023 | 18:03 WIB
BAGIKAN
Presiden Unit Bisnis On-Demand Service GoTo Catherine Hindra Sutjahyo, Deputi Bidang koordinasi Ekonomi Digital, Ketenagakerjaan dan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Rudy Salahudin, Ekonom Universitas Indonesia dan Director Next Policy Fithra Faisal dalam acara Gojek Outlook 2023, di Jakarta, Selasa, 28 Februari 2023.
Presiden Unit Bisnis On-Demand Service GoTo Catherine Hindra Sutjahyo, Deputi Bidang koordinasi Ekonomi Digital, Ketenagakerjaan dan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Rudy Salahudin, Ekonom Universitas Indonesia dan Director Next Policy Fithra Faisal dalam acara Gojek Outlook 2023, di Jakarta, Selasa, 28 Februari 2023.

JAKARTA, Investor.id - Gojek, unit bisnis on-demand service dari Grup GoTo menerapkan tiga strategi utama untuk akselerasi profitabilitas PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO). Tiga strategi berfokus pada inovasi teknologi, pengembangan variasi produk, dan dukungan bagi mitra untuk dampak jangka panjang.

Presiden Unit Bisnis On-Demand Service GoTo Catherine Hindra Sutjahyo mengatakan, perubahan perilaku konsumen memasuki masa pasca-pandemi pada 2022 menjadi tantangan tersendiri layanan on-demand yang meliputi transportasi, pesan-antar makanan, dan pengiriman logistik.

Di sisi lain, perubahan tersebut menjadi kesempatan bagi Gojek untuk terus berinovasi menjawab kebutuhan pelanggan. “Inovasi yang tepat sasaran dan tetap relevan menjawab kebutuhan pengguna ekosistem membawa bisnis on-demand services (Gojek) mencetak kontribusi margin positif per September 2022, dengan pendapatan bruto di kuartal ketiga tahun 2022 tumbuh 31% secara year-on-year. Tahun ini, kami telah menyiapkan tiga strategi utama untuk terus menjadi layanan on-demand andalan sekaligus mendukung akselerasi profitabilitas Grup GoTo,” ungkap Catherine dalam acara Gojek Outlook 2023, di Jakarta, Selasa (28/2/2023).

ADVERTISEMENT

Catherina memaparkan, strategi pertama adalah inovasi teknologi untuk kepuasan pelanggan. Optimalisasi teknologi dilakukan untuk memberikan solusi yang lebih tepat sasaran dan sesuai kebutuhan serta preferensi pelanggan, seperti teknologi machine learning untuk rekomendasi makanan dan strategi promo tepat sasaran di GoFood.


Strategi kedua adalah variasi produk yang terus dikembangkan untuk mendorong pertumbuhan berbagai segmen pelanggan. Gojek terus mengembangkan produknya untuk dapat mengakomodir dan menyasar kebutuhan masyarakat di berbagai segmen pelanggan.

Sedangkan terakhir strategi ketiga adalah dukungan bagi mitra untuk dampak jangka panjang. Sejalan dengan komitmen menjadi partner pertumbuhan bagi mitra di ekosistem, Gojek terus meluncurkan beragam inisiatif seperti pelatihan, program dukungan dan pengembangan komunitas.

“Kami percaya bahwa ketiga strategi tersebut dapat mendorong pertumbuhan jangka panjang yang berkelanjutan, sejalan dengan strategi GoTo untuk pengembangan produk dan layanan berbasis ekosistem terintegrasi (ecosystem product growth),” kata Catherine.

Editor: Investor.id

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 28 menit yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 37 menit yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 54 menit yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 1 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 2 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 2 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia