Bank Jago (ARTO) Menguat, Volume Transaksi Terbesar dalam Setahun Terakhir
JAKARTA, Investor.id – Harga saham PT Bank Jago Tbk (ARTO) ditutup menghijau diiringi dengan peningkatan nilai transaksi sepanjang perdagangan saham kemarin. Bahkan, volume transaksi ini yang terbesar dalam satu tahun terakhir.
Nilai transaksi saham ARTO mencapai hampir Rp 1 triliun pada Selasa (28/2/2023). Sebanyak 380 juta saham ARTO ditransaksikan dengan frekuensi mencapai 11.793x dengan nilai transaksi mencapai Rp 955 miliar.
Tidak biasanya saham ARTO ditransaksikan dengan nilai turnover hampir Rp 1 triliun hingga menduduki peringkat keempat top trading value di Bursa Efek Indonesia (BEI) kemarin. Sehari sebelumnya nilai transaksi saham ARTO hanya Rp 111,5 miliar saja dengan volume 45,2 juta saham dan frekuensi transaksi sebanyak 9.123x.
Peningkatan volume, frekuensi, dan nilai perdagangan juga diikuti dengan kenaikan harga saham. Hingga penutupan perdagangan saham ARTO berakhir di zona hijau dengan apresiasi 1,62% ke Rp 2.510 per saham.
Di tengah tekanan perdagangan saham ARTO, beberapa analis masih memandang positif untuk outlook bank digital yang satu ini. Tiga sekuritas memberikan rekomendasi beli di antaranya Credit Suisse dengan rekomendasi outperform, Mandiri Sekuritas rekomendasi buy, dan BNI Sekuritas mempertahankan buy.
Riset BNI Sekuritas menjadi laporan terbaru yang memberikan rating buy untuk saham ARTO dengan target harga Rp 4.100 per saham.
Ada beberapa poin yang menjadi sorotan BNI Sekuritas atas saham ARTO. Dari sisi valuasi ARTO dinilai sudah lebih reasonable dan ditransaksikan dengan Price to Book Value (PBV) 4,1x lebih rendah dari NuBank, bank digital di Brazil telah mencapai 4,4x.
Di sisi lain BNI Sekuritas juga menilai pertumbuhan kredit ARTO dapat ditopang dengan adanya kerja sama dengan GOTO Financials (GTF) dan melalui BFI Finance (BFIN) sehingga pertumbuhan kredit diperkirakan mencapai 50% dan bahkan bisa mencapai dobel di tahun 2023 dalam scenario bullish.
Lebih lanjut tim riset broker saham tersebut juga menilai prospek kinerja keuangan ARTO akan menunjukkan tren kenaikan signifikan tahun ini. Pendapatan bunga bersih ARTO diprediksi melonjak menjadi Rp 2,1 triliun dan laba bersihnya tembus Rp 153 miliar.
Editor: Investor.id
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Tag Terpopuler
Terpopuler


