Mitra Pack (PTMP) Listing Saham Senin, Oversubscribed 6,5 Kali
JAKARTA, investor.id – PT Mitra Pack Tbk (PTMP) akan mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (6/3/2023). Selama penawaran umum, saham Mitra Pack kelebihan permintaan (oversubscribed) sebesar 6,5 kali.
Berdasarkan data BEI, yang dikutip pada Minggu (5/3/2023), total pesanan saham Mitra Pack mencapai 5,19 miliar saham, detailnya 5.194.535.000 saham. Padahal, emiten baru berkode saham PTMP tersebut hanya melepas sebanyak 800 juta saham atau setara 25,24% melalui penawaran umum perdana (initial public offering/IPO).
PTMP mematok harga IPO Rp 120 per saham. Alhasil, dana yang diperoleh dari hasil aksi korporasi tersebut mencapai Rp 96 miliar. Bertindak sebagai penjamin pelaksana emisi efek adalah NH Korindo Sekuritas.
“Saham PTMP akan dicatatkan di papan pengembangan dengan nilai kapitalisasi pasar sebesar Rp 380,3 miliar,” jelas BEI dalam laporannya. PTMP akan menjadi perusahaan tercatat ke-23 tahun ini.
PTMP bergerak sebagai distributor resmi dan penyewaan barang-barang industri pengemasan, termasuk suku cadang dan servis.
Perusahaan didirikan pada tahun 2000, yang bergerak di bidang perdagangan barang-barang industri pengemasan seperti coding, marking & labelling beserta consumable-nya, product inspection seperti metal detector, Xray inspection system, check-weigher, dan food packaging (pengemasan makanan).
PTMP juga menyediakan suku cadang dan servis (purna jual) kepada para pelanggannya. Untuk coding, marking & labelling beserta consumable-nya, perseroan adalah authorized distributor dari Markem-Imaje. Sementara untuk product inspection solution, saat ini perseroan bertindak sebagai authorized agent dari Thermo Fisher Scientific (USA).
Lokasi operasional perseroan berada di Tangerang, yang juga sebagai central-warehouse, equipment demo room, dan service center. Kemudian terdapat kantor perwakilan untuk penjualan dan pelayanan yang terdapat di Semarang dan Surabaya.
PTMP mengalokasikan 100% dana hasil IPO untuk untuk modal kerja. Rinciannya, untuk peningkatan persediaan barang reguler (pembelian consumable, mesin printer, dan sparepart), pengembangan pasar dalam hal perluasan pelanggan sewa di sektor penyewaan, penambahan dan pengembangan produk baru, serta untuk pemasaran.
Prospek
Menurut manajemen PTMP dalam prospektusnya, industri manufaktur/pengolahan makanan dan minuman dalam kemasan cukup besar, dan masih bertumbuh dengan pesat. Ini menyediakan peluang yang cukup besar untuk kebutuhan kemasan primer, sekunder, dan tersier, beserta kebutuhan coding & marking yang disediakan oleh perseroan.
Penerapan QR code (atau barcode sejenisnya) untuk identifikasi produk di tiap kemasan dan yang bisa memuat fitur-fitur aplikasi tertentu, membuka peluang yang sangat besar untuk investasi baru oleh manufaktur produk dalam kemasan, baik di sisi hardware (mesin coding & marking), serta perangkat lunak (software) pendukungnya.
Industri 4.0 yang akan diterapkan oleh manufaktur membuka peluang untuk sistem terpadu antara perangkat lunak (software) dan perangkat keras (hardware). PTMP menyediakan sistem perangkat lunak terpadu yang bisa menjawab kebutuhan penerapan Industri 4.0.
Sementara itu, industri e-commerce yang sedang berkembang pesat di Indonesia membutuhkan kemasan untuk pengiriman yang lebih mementingkan kekuatan (protection) dan containment, sehingga menyediakan peluang peningkatan penjualan dan customer base untuk protective packaging dan shrink-packaging yang disediakan oleh perseroan.
Pasar e-commerce juga membuka peluang bagi PTMP untuk menyediakan kebutuhan kemasan-kemasan siap pakai (vacuum pouch) dan mesin sederhana untuk industri kecil (home industry) hingga menengah.
Editor: Jauhari Mahardhika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






