Jumat, 15 Mei 2026

BRI (BBRI) Tebar Dividen Rp 43,5 T, 85% dari Laba Bersih!

Penulis : Nida Sahara
13 Mar 2023 | 13:15 WIB
BAGIKAN
Direktur Utama BRI Sunarso dalam konferensi pers Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) 2023 BRI, Senin (13/3/2023). (Ist)
Direktur Utama BRI Sunarso dalam konferensi pers Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) 2023 BRI, Senin (13/3/2023). (Ist)

JAKARTA, investor.id - Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) menyetujui pembagian dividen kepada pemegang saham dengan rasio 85% dari laba bersih tahun buku 2022 atau senilai Rp 43,49 triliun setara Rp 288 per lembar saham.

Direktur Utama BRI Sunarso mengatakan, RUPST tahun 2023, perseroan menyetujui penggunaan laba bersih konsolidasian yang dapat distribusikan kepada pemilik entitas induk untuk tahun buku 2022 dengan rasio 85%. Sedangkan sisanya 15% sebagai saldo laba ditahan, yakni sebesar Rp 7,67 triliun.

Sebesar Rp 43,49 triliun ditetapkan sebagai dividen tunai yang dibagikan kepada pemegang saham termasuk jumlah dividen interim yang telah dibagikan kepada pemegang saham pada 27 Januari 2023 sejumlah Rp 8,6 triliun. Sehingga, sisa jumlah dividen tunai yang akan dibayarkan kepada pemegang saham sekurang-kurangnya sebesar Rp 34,89 triliun.

ADVERTISEMENT

“Porsi kepemilikan pemerintah, negara di BRI mencapai 53,19% maka dari total dividen Rp 43 triliun itu, negara kebagian Rp 23 triliun. Diberikan kepada negara dalam bentuk dividen, selebihnya diberikan kepada pemegang saham publik," kata Sunarso dalam konferensi pers RUPST 2023 BRI, Senin (13/3/2023).

Adapun, pembayarannya kepada negara 53,19% senilai Rp 23,15 triliun termasuk dividen interim yang telah dibagikan kepada negara Republik Indonesia pada 27 Januari 2023 sebesar Rp 4,59 triliun. Sisanya sebesar Rp 18,56 triliun disetorkan ke rekening kas umum negara.

"Hal ini bukti nyata, BRI bank rakyat, berbisnis dengan rakyat, diproses dengan cara yang cocok dengan rakyat, kalau untung meski untungnya besar, tadi kan dibilang jangan cuma nyari untung tapi cari selamet juga. Alhamdulillah kita untung dan selamet, untung besar Rp 51,4 triliun dan dibagikan ke rakyat melalui pemerintah dalam bentuk dividen sesuai porsi pemerintah Rp 23 triliun, kemudian sekitar Rp 20 triliun diberikan ke pemegang saham publik," ungkap Sunarso.

Editor: Theresa Sandra Desfika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 6 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 6 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 6 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 7 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 7 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 7 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia