Sabtu, 4 April 2026

Dynapack Tuntaskan Akuisisi Viscount Plastics Malaysia

Penulis : Antara
5 Mar 2013 | 16:05 WIB
BAGIKAN

SINGAPURA - Perusahaan kemasan asal Singapura, Dynapack Asia Pte Ltd (Dynapack) telah menuntaskan akuisisi Viscount Plastics Malaysia Sdn Bhd (Malaysia Viscount), perusahaan produsen plastic untuk industri-industri unggulan dan konsumen pelumas yang merupakan afiliasi Linpac Packaging Gorup.

"Kami sangat antusias Viscount Malaysia bisa bermitra dengan bisnis Dynapack," kata CEO Dynapack, Tony Hambali dalam keterangannya baru-baru ini.

Tony mengatakan, Viscount Malaysia dikenal sebagai perusahaan yang menawarkan produk-produk kemasan berkualitas tinggi kepada para pelanggannya. Dengan kerjasama ini, Dynapack dapat lebih meningkatkan reputasi bisnisnya pada pelanggan khususnya terkait teknologi dan inovasi cutting edge.

Selain itu, kata Tony, kerjasama ini memungkinkan Dynapcak memperluas jangkauan produknya di negeri Jiran melalui Viscount Malaysia. Tony mengatakan, keberadaan Viscount Malaysia merepresentasikan jangkauan bisnis Dynapack.

Untuk itu, ke depan perseroan akan menjajaki sejumlah peluang bisnis di Malaysia melalui akuisisi.  “Melalui akuisisi dan pertumbuhan organik, diharapkan kinerja perusahaan semakin tumbuh dan berkembang,” kata Tony tanpa menjelaskan lebih lanjut soal aksi korporasi ke depan tersebut.

Dynapack Asia Pte Ltd adalah perusahaan swasta asal Singapura yang bergerak di bidang kemasan di berbagai industri. Melalui anak perusahaan, Dynapack beroperasi di Indonesia (PT Dynaplast Tbk), Thailand, Vietnam dan Malaysia.

Dynapack mendesain dan memproduksi botol, tabung, sistem penutupan, ember dan kemasan lainnya yang disesuaikan untuk konsumen dan industri bermerek. Adapun PT Dynaplast Tbk (DYNA) didirikan pada tahun 1959 sebagai produsen pelopor kemasan plastik berkualitas tinggi terbesar di Indonesia yang melayani berbagai perusahaan dan industri.

Saham perusahaan Dynapack mulai diperdagangkan di Bursa Efek Jakarta dan Surabaya pada Agustus 1991. (*)

Editor: Investor.id

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkini


Lifestyle 56 detik yang lalu

Cara Daikin Dongkrak Kepercayaan Konsumen 

Saat ini AC tidak hanya sekadar pemberi kesejukan, melainkan juga menjadi pendukung bagi produktivitas.
International 43 menit yang lalu

Pemda Rusia Wajibkan Perusahaan Setor Nama Karyawan untuk Maju Perang

Pemda Rusia rekrutmen militer terselubung. Perusahaan di Ryazan wajib setor nama karyawan untuk perang di Ukraina demi penuhi kuota tentara.
Market 53 menit yang lalu

Laba Bersih Indocement (INTP) Rp 2,25 Triliun

PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) mencatat laba bersih Rp 2,25 triliun tahun 2025.
Business 1 jam yang lalu

Pengadaan Mobil Kopdes Perlu Berbasis Data 

Pemerintah perlu membuat peta jalan yang terukur dan berbasis data, dalam memenuhi kebutuhan mobil operasional Kopdes Merah Putih
InveStory 2 jam yang lalu

Ketika Asuransi Harus Berpikir Seperti Bisnis Ritel

Makin banyak masyarakat dan pelaku usaha kecil terlindungi, makin kuat pula fondasi ekonomi nasional.
International 2 jam yang lalu

Warren Buffett Beri Peringatan Keras Sistem Perbankan Global Sedang Rapuh

Warren Buffett peringatkan kerapuhan sistem perbankan global. Berkshire Hathaway timbun kas US$ 373 miliar saat risiko properti meningkat.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia