Jumat, 15 Mei 2026

Ada yang Ikut Masuk nih ke Proyek Smelter Vale (INCO)

Penulis : Thresa Sandra Desfika
14 Mar 2023 | 08:05 WIB
BAGIKAN
Kegiatan di pabrik nikel Vale Indonesia. Foto ilustrasi: BeritaSatuPhoto/Defrizal
Kegiatan di pabrik nikel Vale Indonesia. Foto ilustrasi: BeritaSatuPhoto/Defrizal

JAKARTA, investor.id - PT Vale Indonesia Tbk (INCO) mengumumkan bahwa Huaqi (Singapore) Pte Ltd telah menyerap 764 ribu saham PT Kolaka Nickel Indonesia (KNI), anak usaha INCO. Transaksi terjadi pada 9 Maret 2023.

“Dengan ini kami informasikan bahwa Huaqi telah mengambil bagian secara penuh atas penerbitan 764.000 saham baru di KNI,” ungkap Sekretaris Perusahaan Vale Indonesia Filia Alanda dalam keterbukaan informasi dikutip Selasa (14/3/2023).

Dengan terjadinya transaksi itu, maka komposisi pemegang saham KNI menjadi Vale Indonesia sebanyak 191 ribu saham dengan nilai nominal Rp 191 miliar dan Huaqi 764 ribu saham dengan nilai nominal Rp 764 miliar. Karena itu, kepemilikan Vale di KNI jadi 20% dan Huaqi 80%.

ADVERTISEMENT

Sebelumnya, INCO telah menandatangani akta perubahan dan pernyataan kembali sehubungan dengan perjanjian kerja sama definitif dengan Zhejiang Huayou Cobalt Co Ltd tanggal 27 Februari 2023 (DCA). Bersamaan dengan penandatanganan DCA, Vale Indonesia juga menandatangani perjanjian usaha patungan dan perjanjian pengambilan bagian saham dengan Huaqi (Singapore) Pte Ltd dan PT Kolaka Nickel Indonesia (KNI), keduanya tertanggal 27 Februari 2023 sehubungan dengan rencana penyertaan modal Huaqi (Singapore) Pte Ltd di KNI.

Sementara itu, dalam keterbukaan informasi tertanggal 10 Januari 2023 dinyatakan bahwa terjadi transaksi jual beli saham antara Vale Indonesia dengan Vale Canada Limited (VCL). Di mana terdapat akta pemindahan saham tanggal 6 Januari 2023 antara INCO dan VCL, sehubungan dengan pembelian 130 saham pada KNI dengan nilai sebesar Rp 130 juta.

Transaksi pembelian saham milik VCL di KNI dilaksanakan oleh INCO sehubungan dengan rencana pengembangan fasilitas pengolahan (smelter) nikel di Pomalaa, Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara yang akan dilaksanakan oleh INCO dengan mitranya. KNI akan menjadi perusahaan pelaksana proyek tersebut. Sehingga, dengan dilakukannya pembelian saham tersebut, maka saham-saham di KNI akan dipegang oleh INCO dan mitranya.

Editor: Theresa Sandra Desfika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 5 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 6 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 6 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 6 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 7 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 7 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia