Tuntas! Ini Info Lengkap Private Placement BUMI
JAKARTA, investor.id - PT Bumi Resources Tbk (BUMI) mengumumkan hasil pelaksanaan penambahan modal tanpa hak memesan efek terlebih dahulu (non-HMTED) atau private placement.
Direksi Bumi Resources mengungkapkan, private placement terjadi pada 8 Maret 2023 dan tanggal pencatatan saham baru di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 9 Maret.
Adapun jumlah saham baru yang diterbitkan melalui private placement ini sebanyak 28.229 saham seri C dengan nilai nominal Rp 50 per saham.
“Perseroan dengan ini mengumumkan hasil pelaksanaan PMTHMETD,” terang direksi BUMI dalam keterbukaan informasi dikutip Selasa (14/3/2023).
Adapun harga pelaksanaan PMTHMETD kali ini adalah Rp 80 per saham untuk permintaan konversi yang diterima oleh perseroan pada periode tahun ke-5 yang berakhir pada 10 Desember 2022. Dan, Rp 178 per saham untuk permintaan konversi yang diterima oleh perseroan pada periode tahun ke-6 yang berakhir pada 10 Desember 2023.
Sementara itu, pihak yang melakukan pengambilan bagian dalam private placement adalah Sugeng Rachmadi 12.500 saham (jumlah konversi Rp 1 juta) untuk tahun konversi ke-5, serta Bertinys Simanihuruk 8.426 saham (jumlah konversi Rp 1,5 juta) dan Arryan Zeintiarno 7.303 saham untuk tahun konversi ke-6 (jumlah konversi Rp 1,3 juta).
“Saham seri C baru yang diterbitkan perseroan dalam PMTHMETD adalah untuk memenuhi permintaan konversi dari pemegang OWK (obligasi wajib konversi) berdasarkan permintaan konversi yang diterima perseroan pada tanggal-tanggal 17 November 2022, 12 Januari 2023, dan 3 Februari 2023,” papar direksi BUMI.
Setelah pelaksanaan PMTHMETD ini, jumlah modal saham ditempatkan dan modal disetor perseroan telah meningkat dari 371.320.676.795 saham, yang terbagi 20.773.400.000 saham seri A; 53.501.346.007 saham seri B; dan 297.045.930.788 saham seri C.
Menjadi sebanyak 371.320.705.024 saham yang terbagi menjadi 20.773.400.000 saham seri A; 53.501.346.007 saham seri B; dan 297.045.959.017 saham seri C.
Editor: Theresa Sandra Desfika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






