Jumat, 15 Mei 2026

Tuntas! Ini Info Lengkap Private Placement BUMI

Penulis : Thresa Sandra Desfika
14 Mar 2023 | 08:46 WIB
BAGIKAN
Ilustrasi PT Bumi Resources Tbk (BUMI). (Foto: Perseroan)
Ilustrasi PT Bumi Resources Tbk (BUMI). (Foto: Perseroan)

JAKARTA, investor.id - PT Bumi Resources Tbk (BUMI) mengumumkan hasil pelaksanaan penambahan modal tanpa hak memesan efek terlebih dahulu (non-HMTED) atau private placement.

Direksi Bumi Resources mengungkapkan, private placement terjadi pada 8 Maret 2023 dan tanggal pencatatan saham baru di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 9 Maret.

Adapun jumlah saham baru yang diterbitkan melalui private placement ini sebanyak 28.229 saham seri C dengan nilai nominal Rp 50 per saham.

ADVERTISEMENT

“Perseroan dengan ini mengumumkan hasil pelaksanaan PMTHMETD,” terang direksi BUMI dalam keterbukaan informasi dikutip Selasa (14/3/2023).

Adapun harga pelaksanaan PMTHMETD kali ini adalah Rp 80 per saham untuk permintaan konversi yang diterima oleh perseroan pada periode tahun ke-5 yang berakhir pada 10 Desember 2022. Dan, Rp 178 per saham untuk permintaan konversi yang diterima oleh perseroan pada periode tahun ke-6 yang berakhir pada 10 Desember 2023.

Sementara itu, pihak yang melakukan pengambilan bagian dalam private placement adalah Sugeng Rachmadi 12.500 saham (jumlah konversi Rp 1 juta) untuk tahun konversi ke-5, serta Bertinys Simanihuruk 8.426 saham (jumlah konversi Rp 1,5 juta) dan Arryan Zeintiarno 7.303 saham untuk tahun konversi ke-6 (jumlah konversi Rp 1,3 juta).

“Saham seri C baru yang diterbitkan perseroan dalam PMTHMETD adalah untuk memenuhi permintaan konversi dari pemegang OWK (obligasi wajib konversi) berdasarkan permintaan konversi yang diterima perseroan pada tanggal-tanggal 17 November 2022, 12 Januari 2023, dan 3 Februari 2023,” papar direksi BUMI.

Setelah pelaksanaan PMTHMETD ini, jumlah modal saham ditempatkan dan modal disetor perseroan telah meningkat dari 371.320.676.795 saham, yang terbagi 20.773.400.000 saham seri A; 53.501.346.007 saham seri B; dan 297.045.930.788 saham seri C.

Menjadi sebanyak 371.320.705.024 saham yang terbagi menjadi 20.773.400.000 saham seri A; 53.501.346.007 saham seri B; dan 297.045.959.017 saham seri C.

Editor: Theresa Sandra Desfika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 18 menit yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Multimedia 20 menit yang lalu

Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast

Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di Indonesia
Market 1 jam yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 7 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 8 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 8 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia