Jumat, 15 Mei 2026

Akuisisi Perusahaan Pengobatan Kanker US$ 43 Miliar oleh Pfizer Rampung Awal 2024

Penulis : Grace El Dora
14 Mar 2023 | 15:24 WIB
BAGIKAN
Logo perusahaan farmasi multinasional AS Pfizer di lokasi produksi vaksin Covid-19 pada 22 Desember 2020 di Puurs, Begium. (FOTO: JOHN THYS / AFP)
Logo perusahaan farmasi multinasional AS Pfizer di lokasi produksi vaksin Covid-19 pada 22 Desember 2020 di Puurs, Begium. (FOTO: JOHN THYS / AFP)

WASHINGTON, investor.id – Raksasa farmasi Amerika Serikat (AS) Pfizer mengumumkan perusahaan telah mencapai kesepakatan untuk membeli perusahaan biotek Seagen, yang berspesialisasi dalam pengobatan kanker inovatif, senilai US$ 43 miliar. Proses akuisisi ini akan rampung paling lambat di semester I-2024.

Pfizer menawarkan US$ 229 per saham dalam bentuk tunai dan perusahaan berharap dapat menyelesaikan transaksi akhir tahun ini atau awal 2024, kata mereka dalam pernyataan resmi.

“Pfizer mengerahkan sumber keuangannya untuk memajukan pertempuran melawan kanker. Onkologi terus menjadi pendorong pertumbuhan terbesar dalam pengobatan global, dan akuisisi ini akan meningkatkan posisi Pfizer di bidang yang penting ini,” kata CEO Pfizer Albert Bourla, dilansir dari AFP Selasa (14/3).

ADVERTISEMENT

Seagen merupakan pemimpin dalam penelitian, pengembangan, dan komersialisasi perawatan kanker. Perusahaan ini dalam pertumbuhan, dengan perkiraan peningkatan pendapatan sebesar 12% tahun ini menjadi US$ 2,2 miliar.

Menargetkan Pengobatan Kanker

Perusahaan yang berkantor pusat di negara bagian Washington, AS ini menjadi perhatian produsen obat besar dengan pekerjaannya pada konjugat obat antibodi (ADC). “Dirancang untuk membunuh sel kanker secara istimewa,” katanya.

Perjanjian tersebut telah disetujui oleh dewan kedua perusahaan dan akan tunduk pada persetujuan peraturan dan pemegang saham.

Kesepakatan harus melewati pengawasan ketat dari regulator antimonopoli.

Pemerintahan Biden juga berusaha menekan harga obat-obatan.

Pfizer mengharapkan untuk membiayai kesepakatan itu melalui utang jangka panjang baru senilai US$ 31 miliar dan kombinasi pembiayaan jangka pendek dan uang tunai yang ada.

Untuk saat ini, Pfizer Oncology memiliki portofolio berisi 24 obat kanker inovatif yang disetujui dan menghasilkan US$ 12,1 miliar pada 2022.

Kesepakatan dengan Seagen akan menggandakan jalur klinis onkologi tahap awal Pfizer, tambah perusahaan farmasi itu.

“Penambahan teknologi ADC terdepan dari Seagen akan menempatkan kami di garis depan perawatan kanker yang inovatif,” kata kepala pengembangan onkologi dan penyakit langka Pfizer Chris Boshoff.

CEO Seagen David Epstein menambahkan kombinasi yang diusulkan dengan Pfizer adalah langkah tepat berikutnya bagi Seagen untuk memajukan strateginya.

Menurut laporan, pesaing Pfizer Merck telah melakukan pembicaraan dengan Seagen sebelumnya tetapi tidak berhasil.

Pfizer memperkirakan Seagen dapat berkontribusi lebih dari US$ 10 miliar dalam pendapatan yang disesuaikan dengan risiko pada 2030, dengan potensi pertumbuhan yang signifikan setelah 2030, kata perusahaan tersebut.

Portofolio Seagen mencakup tiga produk dengan ADC, termasuk Padcev, yang digunakan untuk pengobatan kanker urothelial.

Badan Pengawas Obat dan Makanan (FDA) AS sedang mempertimbangkan untuk menggabungkan Padcev dengan Keytruda Merck dalam merawat pasien dengan kanker kandung kemih stadium lanjut yang tidak memenuhi syarat untuk kemoterapi.

Editor: Grace El Dora

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkini


National 2 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 2 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 2 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 2 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 3 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 3 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia