Jumat, 15 Mei 2026

Diversifikasi Pasar, Lippo Karawaci (LPKR) Optimistis Cetak Pra Penjualan Rp 4,9 Triliun di 2023 

Penulis : Parluhutan Situmorang
16 Mar 2023 | 09:57 WIB
BAGIKAN
PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR) berupaya menyediakan properti sesuai minat pasar, termasuk kaum muda, dengan produk rumah tapak modern. (Foto: Ist)
PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR) berupaya menyediakan properti sesuai minat pasar, termasuk kaum muda, dengan produk rumah tapak modern. (Foto: Ist)

JAKARTA, Investor.id -  PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR), perusahaan real estat dan layanan kesehatan terkemuka di Indonesia berdasarkan pendapatan, menyiapkan sejumlah strategi untuk mencapai target pra penjualan (marketing sales) properti senilai Rp 4,9 triliun pada 2023.


LPKR akan meluncurkan sejumlah produk baru untuk memperluas penetrasi pasar, mulai dari pembeli rumah perdana hingga kelas premium. Selain berkomitmen untuk mengenalkan produk baru dengan harga beragam untuk menarik segmen pembeli baru, LPKR akan berupaya memenuhi pangsa pasar yang lebih besar. 

"Kami juga terus mengamati faktor risiko makro yang dapat mempengaruhi penjualan pemasaran ke depan. Kami bangga dengan pencapaian kami di tahun 2022. Namun, perlu mengelola hambatan makro yang semakin menantang pada tahun 2023, termasuk tekanan inflasi dan meningkatnya lingkungan suku bunga, yang dapat menyebabkan melemahnya permintaan," jelas Group CEO LPKR John Riady.

ADVERTISEMENT

John Riady menambahkan, sebagian besar pra penjualan tahun 2023 akan didorong oleh produk residensial baru, termasuk proyek rumah tapak hingga unit apartemen bertingkat rendah dan menengah di kawasan Lippo Village dan Lippo Cikarang.


Seperti diketahui, LPKR membukukan pra penjualan sebesar Rp 4,76 triliun pada 2022. Raihan tersebut menunjukkan pertumbuhan lebih dari 53% didorong oleh proyek perumahan yang menargetkan pemilik rumah perdana, seperti Cendana Homes Series, Waterfront Uptown Estates, Holland Village Manado, dan proyek perumahan di Tanjung Bunga.

Adapun, dari sisi kontribusi penjualan berdasarkan lokasi, Lippo Village tetap menjadi kontributor terbesar dengan 37%, diikuti oleh Lippo Cikarang dengan 29%.

 

Editor: Investor.id

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 19 menit yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Multimedia 20 menit yang lalu

Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast

Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di Indonesia
Market 1 jam yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 7 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 8 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 8 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia