Laba Bersih Samudera Indonesia (SMDR) Melesat 128%
JAKARTA, investor.id - Perusahaan pelayaran PT Samudera Indonesia Tbk (SMDR) membukukan pendapatan jasa senilai US$ 1,15 miliar sepanjang 2022. Angka itu melambung 71% dari realisasi 2021 US$ 672,91 juta.
Dalam laporan keuangan per 31 Desember 2022, SMDR mencatatkan biaya jasa US$ 756,85 juta, meningkat dari US$ 483,08 juta. Laba bruto perseroan US$ 394,10 juta, lebih tinggi dari 2021 US$ 189,83 juta.
Laba sebelum pajak penghasilan sebesar US$ 332,45 juta, melesat dibandingkan tahun 2021 di posisi US$ 142,38 juta. Sedangkan beban pajak penghasilan pada 2022 adalah US$ 5,45 juta, meningkat dari US$ 3,30 juta.
Baca Juga:
Bos GOTO Buka-bukaan Performa PerusahaanAlhasil, perusahaan yang dipimpin Bani Maulana Mulia itu meraup laba tahun berjalan US$ 326,99 juta. Nilainya terbang 135,11% dari posisi 2021 US$ 139,07 juta.
Sedangkan laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar US$ 212,69 juta, sementara pada 2021 jumlahnya US$ 93,02 juta. Artinya melesat 128,64%.
Laba per saham dasar US$ 0,065 pada 2022. Tahun sebelumnya US$ 0,028.
Aset Samudera Indonesia per 31 Desember 2022 mencapai US$ 1,15 miliar, melompat dari 2021 US$ 829,18 juta. Sementara liabilitas US$ 506,93 juta dan ekuitas US$ 646,48 juta per 31 Desember 2022.
Editor: Theresa Sandra Desfika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Tag Terpopuler
Terpopuler





