Jumat, 15 Mei 2026

Pasar Kripto Wait and See, Bitcoin Lanjutkan Tren Bulllish

Penulis : Indah Handayani
21 Mar 2023 | 07:30 WIB
BAGIKAN
Representasi aset kripto (cryptocurrency) Bitcoin, Ethereum, dan DogeCoin ditempatkan pada motherboard PC dalam ilustrasi yang diambil 2 Juni 2021. (Foto: REUTERS/Dado Ruvic/FIle Photo)
Representasi aset kripto (cryptocurrency) Bitcoin, Ethereum, dan DogeCoin ditempatkan pada motherboard PC dalam ilustrasi yang diambil 2 Juni 2021. (Foto: REUTERS/Dado Ruvic/FIle Photo)

JAKARTA, investor.id – Pasar kripto melemah. Akibat investor cenderung wait and see terhadap hasil keputusan Federal Open Market Committee (FOMC) pada 21-22 Maret 2023. Sikap pelaku pasar untuk wait and see diprediksi masih akan berlangsung pada hari ini. Meski demikian, apabila The Fed kembali menaikan suku bunga, hal ini diperkirakan akan menggerakan harga pasar kripto. Bitcoin bakal melanjutkan tren bullish.

Berdasarkan data dari Coinmarketcap, Selasa pagi (21/3/2023), kripto dengan kapitalisasi pasar terbesar, Bitcoin (BTC) turun 0,93% dalam 24 jam terakhir. Saat ini, harga Bitcoin berada di level US$ 27.744,30 per koin atau setara Rp 425,79 juta (kurs, Rp 15.347).

Senasib dengan Bitcoin, Ethereum (ETH) juga melemah pagi ini. ETH jatuh 2,80% dalam sehari terakhir. Dengan begitu, saat ini ETH berada di level US$ 1.733,52 per koin. Binance coin (BNB) juga menurun dalam 24 jam sebesar 1,08%. Hal itu membuat BNB dibanderol dengan harga US$ 333,21 per koin.  

ADVERTISEMENT

Dikutip Coinbase, keputusan kenaikan suku bunga FOMC pada Rabu (22/3/2023) mendatang dapat memengaruhi harga di pasar kripto. Investor mungkin cenderung menambahkan eksposur dengan berita yang berpotensi menggerakkan pasar.

Volume perdagangan menjelang keputusan akan menjadi penting untuk diperhatikan investor. Saat ini, volume perdagangan BTC dan ETH telah menurun dari minggu sebelumnya, tetapi tetap mendekati rata-rata 20 hari.

Penurunan volume yang signifikan akan menyiratkan bahwa investor sedang menunggu keputusan Fed, dan komentar selanjutnya dari Ketua Fed Jerome Powell, sebelum mengambil sikap pasti.

‘Pemulihan kembali’ jangka pendek dari hubungan antara BTC dan indeks keuangan tradisional akan menunjukkan bahwa keputusan Fed yang akan datang dapat mempengaruhi harga secara signifikan. 

Sedangkan Cryptonews menjelaskan, secara teknikal, BTC/USD saat ini menunjukkan tren bullish, menemui hambatan awal di level US$ 27.740. Jika resistensi US$ 27.740 berhasil dilampaui, ada kemungkinan harga Bitcoin melonjak menuju resistance US$29.000 atau US$ 30.700. Namun, jika terjadi penurunan, level support di sekitar US$ 26.600 dan US$ 25.200 diperkirakan akan tetap stabil.

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 54 menit yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 7 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 7 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 7 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 8 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 8 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia