Tembus Rp 25,43 T, Emisi Obligasi dan Sukuk Terus Bergeliat di 2023
JAKARTA, investor.id – Emisi obligasi dan sukuk terus bergeliat di Bursa Efek Indonesia (BEI) sepanjang 2023. Hal ini berdasarkan data BEI, total emisi obligasi dan sukuk yang sudah tercatat sepanjang 2023 sebanyak 20 emisi dari 19 emiten senilai Rp 25,43 triliun.
Dengan demikian, total emisi obligasi dan sukuk yang tercatat di BEI mencapai 520 emisi dengan nilai nominal outstanding sebesar Rp 450,38 triliun dan US$ 47,5 juta, yang diterbitkan oleh 127 emiten. Surat Berharga Negara (SBN) yang tercatat di BEI sebanyak 188 seri dengan nilai nominal Rp 5.468 triliun dan US$ 452,11 juta. EBA sebanyak 8 emisi senilai Rp 3,27 triliun.
Jumlah tersebut seiring dengan penerbitan Obligasi Berkelanjutan III Protelindo Tahap II Tahun 2023 oleh PT Profesional Telekomunikasi Indonesia yang dicatatkan di BEI pada Jumat (24/3/2023). Nilai surat utang tersebut mencapai Rp 2,9 triliun.
Adapun hasil pemeringkatan dari PT Fitch Ratings Indonesia untuk Obligasi Berkelanjutan III Protelindo Tahap II Tahun 2023 adalah AAA. Bertindak sebagai wali amanat dalam emisi ini yaitu PT Bank Permata Tbk.
Editor: Indah Handayani
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO
Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan
Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Tag Terpopuler
Terpopuler






