Jumat, 15 Mei 2026

Arah Pasar dan Saham Pilihan di Awal Pekan, Salam Cuan!

Penulis : Jauhari Mahardhika
26 Mar 2023 | 22:41 WIB
BAGIKAN
Investor melihat pergerakan indeks harga saham gabungan (IHSG) melalui layer telepon genggam. (B-Universe Photo/Mohammad Defrizal)
Investor melihat pergerakan indeks harga saham gabungan (IHSG) melalui layer telepon genggam. (B-Universe Photo/Mohammad Defrizal)

JAKARTA, investor.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) diperkirakan melanjutkan penguatan ke level resistance 6.790 pada perdagangan Senin (27/3/2023). Adapun level support di 6.700 dan pivot di 6.720.

Respons positif pelaku pasar terhadap hasil FOMC The Fed bulan Maret mendorong penguatan saham-saham rate sensitive di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Jumat (24/3). The Fed telah menaikkan suku bunga acuan 25 bps menjadi 5% dan clue bahwa kenaikan suku bunga akan berakhir.

Masih dari eksternal, pelaku pasar mencermati pernyataan Menteri Keuangan AS, Janet Yellen yang mengatakan bahwa Amerika Serikat dapat mengambil tindakan tambahan jika diperlukan untuk menstabilkan bank-bank di Amerika. Hal ini diperkirakan bakal mempengaruhi keputusan The Fed terkait suku bunga acuan hingga akhir tahun 2023.

ADVERTISEMENT

“Sinyal dovish dari The Fed turut menopang penguatan nilai tukar rupiah pada Jumat (24/3). Nilai tukar rupiah menguat 1,24% ke level Rp 15.150 per dolar AS,” kata analis Phintraco Sekuritas, Valdy Kurniawan dalam ulasannya, yang dikutip pada Minggu (26/3/2023).

Secara teknikal, menurut dia, pelebaran positive slope MACD juga mengindikasikan IHSG bakal melanjutkan penguatan pada awal pekan. “Saham-saham yang dapat diperhatikan, antara lain ASII, AALI, SMGR, ESSA, TINS, dan ELSA,” sebut Valdy.

Sementara itu, CEO Yugen Bertumbuh Sekuritas, William Surya Wijaya memprediksi IHSG bakal naik secara jangka pendek, dengan kisaran pergerakan 6.636-6.798. Namun, selama level resisten terdekat belum mampu ditembus, IHSG masih akan bergerak dalam rentang konsolidasi wajar.

Mengenai sentimen pasar pada awal pekan, William mengatakan bahwa pelaku pasar mencermati prospek pertumbuhan kinerja emiten pada kuartal I-2023 yang diharapkan terus membaik. “Tentunya masih menarik bagi investor untuk dapat melakukan investasi di pasar modal, yang juga ditunjang oleh capital inflow,” tutur dia.

Adapun menu saham pilihan di awal pekan, antara lain AALI, BBNI, SMGR, UNVR, BBCA, ASII, ITMG, dan AKRA.

Editor: Jauhari Mahardhika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 2 menit yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 6 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 6 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 7 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 7 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 8 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia