Laba Lampaui Harapan, Saham Summarecon (SMRA) kian Menggiurkan
JAKARTA, investor.id - BRI Danareksa Sekuritas mempertahankan rekomendasi beli saham PT Summarecon Agung Tbk (SMRA) dengan target harga Rp 1.000. Target tersebut menggambarkan potensi kenaikan harga mencapai 90,47% dihitung berdasarkan harga penutupan akhir pekan lalu Rp 525.
Tahun Lalu, Summarecon mencatatkan lonjakan laba bersih sebesar 47% menjadi Rp 1,1 triliun. Peningkatan laba tersebut didukung atas tingginya margin operasional dan biaya bunga yang lebih rendah. Perusahaan berhasil mengakuisisi sebanyak 337 hektare yang bisa memberikan dampak positif bagi kinerja perseroan ke depan.
“Hal ini mendorong anlis kami untuk mempertahankan rekomendasi beli saham SMRA dengan target harga Rp 1.000 per saham,” tulis BRI Danareksa Sekuritas dalam ulasan harian.
Baca Juga:
Laba Bersih MNC Digital (MSIN) Turun 14%Summarecon berhasil mencatatkan lonjakan pendapatan bersih dari Rp 5,56 triliun menjadi Rp 5,71 triliun pada 2022. Begitu juga dengan laba usaha naik dari Rp 1,55 triliun menjadi Rp 1,71 triliun. Hal ini menjadikan laba periode berjalan SMRA yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk naik dari Rp 323 miliar menjadi Rp 625,37 miliar.
Editor: Investor.id
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Tag Terpopuler
Terpopuler






