Pertumbuhan Kinerja Kembali Normal, Sekuritas Ini Rekomendasikan Buy Saham Telkom (TLKM)
JAKARTA, Investor.id - PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) menunjukkan tren perbaikan laba bersih dari kuartal ke kuartal. Hal ini terlihat dari kenaikan laba bersih perseroan pada kuartal IV-2022 sebesar 23%, dibandingkan kuartal III-2022.
Baca Juga:
Ini Dia Mesin Pertumbuhan Telkom (TLKM)BRI Danareksa Sekuritas dalam riset hariannya menyebutkan bahwa tingkat pertumbuhan kinerja keuangan Telkom kembali normal. Bahkan, pendapatan, EBITDA, dan margin EBITDA perseroan sudah sesuai dengan harapan ditopang biaya minoritas yang rendah.
Hal tersebut mendorong BRI Danareksa Sekuritas untuk mempertahankan rekomendasi beli saham TLKM dengan target harga Rp 5.000 per saham. Akhir pekan lalu, saham TLKM ditutup di level Rp 4.070.
Tahun lalu, Telkom membukukan pendapatan Rp 147,3 triliun, tumbuh 2,9% dari tahun 2021 yang sebesar Rp 143,2 triliun. Sedangkan laba bersih turun 16,2% menjadi Rp 20,75 triliun dari Rp 24,7 triliun.
Perseroan juga mencatatkan margin laba bersih BUMN telekomunikasi tersebut turun 3,2 ppt (percentage points) menjadi 14,1% dari 17,3%. “Laba usaha Telkom pada 2022 turun 16,8% menjadi Rp 39,58 triliun dibandingkan tahun 2021 yang sebesar Rp 47,56 triliun,” ungkap perseroan dalam laporan keuangannya.
Sementara itu, EBITDA TLKM pada 2022 tumbuh 4,3% menjadi Rp 78,99 triliun dibandingkan tahun sebelumnya Rp 75,72 triliun. Margin EBITDA naik 0,7 ppt menjadi 53,6% dari 52,9%. Sepanjang 2022, TLKM mencetak pendapatan data, internet, dan IT service sebesar Rp 82,1 triliun, meningkat 6% dibandingkan tahun 2021 yang sebesar Rp 77,47 triliun.
Editor: Investor.id
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Tag Terpopuler
Terpopuler






