Jumat, 15 Mei 2026

Indika (INDY) Gaet Chaevi Korea, Hadirkan Charger Ultra Cepat Kendaraan Listrik

Penulis : Thresa Sandra Desfika
27 Mar 2023 | 15:08 WIB
BAGIKAN
PT Indika Energy Tbk (INDY) menandatangani memorandum of understanding (MoU) dengan Daeyoung Chaevi Co Ltd (Chaevi). Ist
PT Indika Energy Tbk (INDY) menandatangani memorandum of understanding (MoU) dengan Daeyoung Chaevi Co Ltd (Chaevi). Ist

JAKARTA, investor.id - PT Indika Energy Tbk (INDY) menandatangani memorandum of understanding (MoU) dengan Daeyoung Chaevi Co Ltd (Chaevi) yang merupakan sebuah perusahaan yang mengkhususkan diri dalam layanan pengisian daya kendaraan listrik.

Kerja sama ini bertujuan mendukung Pemerintah Indonesia, khususnya dalam pengembangan infrastruktur kendaraan listrik, dengan menghadirkan pengisi daya cepat dan ultra cepat untuk kendaraan listrik roda empat atau lebih (termasuk bus).

MOU ditandatangani saat 2023 Korea-Indonesia Economic Cooperation Forum for the 50th Anniversary of Diplomatic Relations di Seoul, Korea Selatan. Ini merupakan forum tingkat tinggi yang membahas kendaraan listrik dan pelayanan kesehatan.

ADVERTISEMENT

Hadir dalam event ini Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut B Pandjaitan, Menteri Kesehatan Budi G Sadikin, Duta Besar Indonesia untuk Korea Selatan Gandi Sulistiyanto.

Sementara dari Indika Energi hadir Director and Group Chief Investment Officer Indika Energy Purbaja Pantja dan Jeong Min-kyo selaku CEO Chaevi.

Dijelaskan bahwa MoU ini bertujuan untuk memperluas ekspor charger melalui kontrak keagenan dengan PT Energi Makmur Buana (EMB), afiliasi Indika Energy.

“Penguatan kerja sama antara Indika Energy dan Chaevi ini diharapkan dapat memperkuat fasilitas dan infrastruktur kendaraan listrik. Hal ini merupakan bagian dari misi Indika Energy untuk menghadirkan ekosistem kendaraan listrik yang komprehensif di Indonesia,” terang Purbaja dalam keterangan resmi, Senin (27/3/2023).

Sebelumnya pada Februari lalu, Chaevi telah memperpanjang perjanjian distribusi dengan EMB selama dua tahun ke depan. Chaevi telah mengekspor pengisi daya bus cepat dan ultra cepat ke Indonesia melalui EMB sejak tahun 2020. Ke depan perusahaan berencana untuk memasok pengisi daya lengkap mulai dari pengisi daya lambat, cepat, dan ultra cepat yang telah dikirimkan tahun ini.

Pengisi daya ultra cepat yang diekspor Chaevi ke Indonesia rencananya akan dikirim terutama ke lokasi transportasi besar sesuai dengan kebijakan Indonesia untuk memproduksi kendaraan ramah lingkungan dan memperluas pasokan stasiun pengisian cepat umum.

Selain itu, rangkaian pengisi daya lengkap Chaevi akan dipamerkan di showroom lokal EMB untuk memamerkan teknologi mutakhir perusahaan Korea kepada masyarakat Indonesia.

Indika Energy secara aktif mengembangkan bisnis kendaraan listriknya untuk mendukung inisiatif pemerintah Indonesia dalam mempercepat ekosistem kendaraan listrik di Indonesia. Pada Agustus 2022, Indika Energy meluncurkan kendaraan listrik roda dua dengan merek ALVA.

Selain itu, Indika Energy bersama mitra bisnisnya juga kembangkan kendaraan komersial listrik roda empat (termasuk bus) dan baterai listrik.

Chaevi didirikan pada tahun 2016, merupakan salah satu produsen dan operator pengisi daya EV utama di Korea. Chaevi memiliki hampir lebih dari 60% pangsa pasar untuk pengisi daya cepat di Korea dan memiliki fasilitas pengisian EV lengkap mulai dari pengisi daya lambat 7kW hingga pengisi daya cepat 50kW, 100kW, 200kW, dan pengisi daya ultra cepat 400kW melalui teknologi, sistem operasi berdasarkan open charge point protocol (OCPP) dan standar global.

Editor: Theresa Sandra Desfika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 2 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 2 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 2 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 3 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 3 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 4 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia