Kamis, 14 Mei 2026

Produk Kesehatan Laris Manis, Laba Kalbe Farma (KLBF) Naik 6,23%

Penulis : Muhammad Ghafur Fadillah
30 Mar 2023 | 17:54 WIB
BAGIKAN
Pekerja memperhatikan proses pengemasan obat maag Promag di pabrik Kalbe Farma, Cikarang, Jawa Barat. (FOTO ANTARA/Audy Alwi/spt/11)
Pekerja memperhatikan proses pengemasan obat maag Promag di pabrik Kalbe Farma, Cikarang, Jawa Barat. (FOTO ANTARA/Audy Alwi/spt/11)

JAKARTA, Investor.id - PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) berhasil membukukan laba bersih senilai Rp 3,38 triliun pada 2022 atau bertumbuh 6,23%. Pertumbuhan tersebut sejalan dengan kenaikan penjualan perseroan sebanyak 10,17% menjadi Rp 28,93 triliun.

Berdasarkan laporan keuangan yang dikutip Investor Daily, segmen distribusi dan logistik tercatat sebabgai pendorong pertumbuhan pendapatan dengan sumbangsih sebanyak Rp 10,80 triliun atau meningkat 10,75%. Disusul segmen produk kesehatan dengan pemasukan sebesar Rp 4,25 triliun atau bertumbuh 14,63% dari Rp 3,62 triliun di 2021.

Peningkatan penjualan berbanding lurus dengan kenaikan beban pokok penjualan yang terkerek 15,03% menjadi Rp 17,22 triliun pada tahun 2022, periode yang sama tahun sebelumnya pos ini tercatat sebesar 14,97 triliun. Adapun sebab dari kenaikan beban yakni harga bahan baku dan kemasan sebesar 19,03% menjadi Rp 6,30 triliun.

ADVERTISEMENT

Lebih lanjut beban lainnya yang juga meningkat yakni beban umum dan administrasi menjadi Rp1,43 triliun, dari sebelumnya Rp1,42 triliun. Kemudian, beban penelitian dan pengembangan tercatat sebesar Rp 292,06 miliar dari Rp 290,76 miliar di 2021.

Meski demikian, beban penjualan sebesar Rp 5,74 triliun, menurun dari periode yang sama tahun sebelumnya di level dari Rp5,54 triliun. Selain itu, perseroan juga diuntungkan dengan pemasukan tambahan dari segmen operasi lainnya sebesar Rp 216,57 miliar melesat dari Rp 63,19 miliar.

Semengara itu, hingga akhir Desember 2022, total ekuitas Rp 22,09 triliun menanjak dari edisi akhir 2021 sebesar Rp 21,26 triliun. Total liabilitas Rp5,14 triliun, melejit dari akhir 2021 senilai Rp 4,4 triliun. Jumlah aset Rp27,24 triliun, melejit 6,1% dari periode sama akhir 2021 senilai Rp25,66 triliun.

Sebelumnya, KLBF melalui anak usahanya yakni PT Forsta Kalmedic Global mengembangkan produk benang bedah. Produk benang produksi lokal akan mendorong kemandirian industri kesehatan yang selama ini masih didominasi impor.

“Ketergantungan kita pada impor, baik bahan baku obat atau alat kesehatan perlahan-lahan harus kita kurangi. Sebagai bagian dari dukungan kepada pemerintah, Kalbe terus berinovasi untuk dapat memproduksi obat dan alat kesehatan dengan TKDN (Tingkat Komponen Dalam Negeri) yang tinggi sesuai standar yang ditetapkan pemerintah,” ujar Presiden Komisaris Kalbe Farma Irawati Setiady.

Editor: Investor.id

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 36 menit yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 45 menit yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 1 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 2 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 2 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 2 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia