Jumat, 15 Mei 2026

Jos! Alfamart Milik Djoko Susanto (AMRT) Cetak Pendapatan Rp 96,9 T

Penulis : Thresa Sandra Desfika
31 Mar 2023 | 10:40 WIB
BAGIKAN
PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT) atau Alfamart. Ist
PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT) atau Alfamart. Ist

JAKARTA, investor.id - Perusahaan konglomerat Djoko Susanto, PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT) atau Alfamart meraih pendapatan neto Rp 96,92 triliun pada 2022. Angkanya meningkat 14,15% dari Rp 84,90 triliun pada 2021.

Dalam laporan keuangan perseroan tahun 2022, beban pokok pendapatan juga meningkat dari Rp 67,32 triliun menjadi Rp 76,90 triliun. Sedangkan laba bruto ikut terkerek dari Rp 17,57 triliun ke Rp 20,02 triliun.

Sepanjang tahun lalu, Alfamart membukukan beban penjualan dan distribusi Rp 15,53 triliun, beban umum dan administrasi Rp 1,69 triliun, beban lainnya Rp 74 miliar, dan pendapatan lainnya Rp 1,04 triliun. Alhasil laba usahanya tercatat Rp 3,77 triliun atau meningkat dari posisi 2021 di Rp 2,78 triliun.

ADVERTISEMENT

Laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp 2,85 triliun, melonjak sekitar 48% ketimbang Rp 1,92 triliun pada 2021.

Laba per saham diatribusikan kepada pemilik entitas induk per 31 Desember 2022 adalah Rp 68,76. Sedangkan per 31 Desember 2021 ada di Rp 46,38.

Posisi kas dan setara kas akhir tahun Rp 3,81 triliun. Sedangkan kas dan setara kas awal tahun 2022 Rp 3,26 triliun.

Total liabilitas per 31 Desember 2022 adalah Rp 19,27 triliun, lebih besar dari posisi 31 Desember 2021 Rp 17,94 triliun. Sementara itu, total aset per akhir Desember 2022 Rp 30,74 triliun, naik dari 31 Desember 2021 di Rp 27,37 triliun.

Editor: Theresa Sandra Desfika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 3 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 3 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 3 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 4 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 4 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 5 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia