Oh, Ternyata Begini Masa Depan Bisnis Indika Energy (INDY), Gak Nyangka!
JAKARTA, investor.id - Presiden Direktur PT Indika Energy Tbk (INDY) Arsjad Rasjid menyatakan bahwa perseroan kini tumbuh menjadi perusahaan investasi terdiversifikasi. Hal tersebut diungkapkannya dalam unggahan di akun Instagram miliknya pada Kamis (30/3/2023).
Pada postingan-nya itu terdapat 4 gambar yang mengulas mengenai bisnis Indika Energy saat ini dan di masa depan.
Adapun pada gambar kedua berisi info mengenai Indika Energy yang masyarakat ketahui saat ini, yakni melalui sumber daya energi, jasa energi, dan infrastruktur energi.
Sedangkan pada gambar ketiga dan keempat, merinci masa depan Indika Energy melalui bisnis logistik & infrastruktur, mineral, bisnis hijau, digital ventures, dan lain-lain seperti inkubasi bisnis untuk pengembangan usaha baru.
Dalam keterangan unggahannya, Arsjad Rasjid menjelaskan:
Indika Energy kini tumbuh menjadi perusahaan investasi terdiversifikasi terkemuka di Indonesia.
Portofolio kami terdiri dari berbagai bisnis dengan peluang pertumbuhan yang kuat, yaitu: energi, logistik & infrastruktur, mineral, bisnis hijau, dan digital.
Kami berkomitmen pada keberlanjutan, dengan visi “energizing Indonesia for a sustainable future”.
Editor: Theresa Sandra Desfika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Tag Terpopuler
Terpopuler






