Jumat, 15 Mei 2026

Jokowi Resmikan KEK Lido Milik MNC Land Hary Tanoe (KPIG)

Penulis : Thresa Sandra Desfika
31 Mar 2023 | 13:47 WIB
BAGIKAN
Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Lido dinyatakan resmi beroperasi pada Jumat (31/3/2023) dengan ditandatanganinya prasasti oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi), didampingi Chairman MNC Group, Hary Tanoesoedibjo. Ist
Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Lido dinyatakan resmi beroperasi pada Jumat (31/3/2023) dengan ditandatanganinya prasasti oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi), didampingi Chairman MNC Group, Hary Tanoesoedibjo. Ist

JAKARTA, investor.id - Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Lido dinyatakan resmi beroperasi pada Jumat (31/3/2023) dengan ditandatanganinya prasasti oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi), didampingi Chairman MNC Group, Hary Tanoesoedibjo.

KEK Lido merupakan proyek unggulan PT MNC Land Tbk (KPIG), emiten milik Hary Tanoe.

Setelah memperoleh status KEK Pariwisata melalui PP No. 69 tanggal 16 Juni 2021, sesuai regulasi setiap KEK harus telah memiliki Badan Usaha Pembangun & Pengelola (BUPP), membangun infrastruktur kawasan, dan memiliki kesiapan SDM dalam periode paling lambat 3 tahun.

KEK Lido telah berhasil memenuhi seluruh persyaratan tersebut dan dinyatakan siap beroperasi pada 8 November 2022, hanya dalam waktu 1 tahun 5 bulan.

ADVERTISEMENT

Mengantongi status tersebut, secara praktis setiap pelaku usaha di KEK Lido akan mendapatkan benefit fiskal berupa bebas PPN, PPnBM, bea impor, cukai, dan tax holiday untuk PPh badan selama 10 sampai 20 tahun sesuai dengan besaran investasi.

Ditambah lagi benefit non fiskal yang meliputi masa berlaku HGB selama 80 tahun, kepemilikan asing, pelayanan izin usaha satu pintu di bawah kewenangan Kantor Administrator KEK yang berlokasi di dalam KEK Lido.

“Hari ini sangat istimewa bagi MNC Group, khususnya MNC Land. Terima kasih atas atensi dan dukungan Bapak Presiden beserta jajarannya terhadap proyek KEK Lido,” ungkap Hary Tanoe dalam keterangan resmi, Jumat (31/3/2023).

“Dengan mengusung konsep Integrated Tourism Destination, KEK Lido diprediksi akan memberikan kontribusi signifikan terhadap pendapatan devisa negara melalui kegiatan investasi asing dan kedatangan wisatawan mancanegara,” lanjut dia.

Lebih lanjut, kata Hary Tanoe, KEK Lido juga akan mempercepat laju pertumbuhan ekonomi daerah melalui penyerapan tenaga kerja, peningkatan pendapatan asli daerah, pengembangan UMKM dan ekonomi kreatif.

“Perseroan telah memanfaatkan waktu pandemi untuk mempercepat kegiatan pembangunan. Hasilnya bisa dilihat saat ini, KEK Lido sudah mulai beroperasi dengan hanya membutuhkan waktu 1 tahun 5 bulan, dari batas waktu 3 tahun yang ditetapkan pemerintah,” ungkap Hary Tanoe.

“Berbekal keunggulan lokasi yang strategis ditambah rangkaian fasilitas dan kemudahan ultimate yang ditawarkan, KEK Lido diyakini akan menjadi daya tarik baru bagi para investor dan wisatawan,” paparnya.

Editor: Theresa Sandra Desfika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 2 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 2 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 2 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 3 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 3 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 4 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia