Kamis, 14 Mei 2026

Rapor Bursa Saham Indonesia Kuartal I dibandingkan Negara Lain

Penulis : Jauhari Mahardhika
2 Apr 2023 | 11:01 WIB
BAGIKAN
Pengunjung berada di galeri Bursa Efek Indonesia, Jakarta. (B-Universe Photo/David Gita Roza)
Pengunjung berada di galeri Bursa Efek Indonesia, Jakarta. (B-Universe Photo/David Gita Roza)

JAKARTA, investor.id – Performa indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) tampak kedodoran. Hingga 31 Maret 2023 atau akhir kuartal I-2023, IHSG tercatat -0,66% ke level 6.805,2.

Dengan kinerja tersebut, bagaimana peringkat IHSG di ASEAN, Asia Pasifik, dan dunia?

Berdasarkan data BEI, IHSG menempati peringkat 3 di ASEAN dari total 6 indeks saham yang dijadikan acuan. Peringkat 1 adalah VN-Index (Vietnam) yang meningkat 5,7%. Peringkat 2 adalah STI (Singapura) yang tumbuh 0,38%.

ADVERTISEMENT

Sebagai perbandingan, pada akhir 2022, IHSG di peringkat 2 dengan pertumbuhan 4,09% ke level 6.850,6. Peringkat 1 adalah STI (Singapura) yang naik 4,27%. Peringkat 3 adalah SETi (Thailand) yang menguat 1,12%.

Kemudian di Asia Pasifik. Hingga akhir kuartal I-2023, IHSG bertengger di peringkat 9 dari total 13 indeks saham yang dijadikan acuan.

Peringkat 1 adalah TAIEX (Taiwan) yang tumbuh 12,2%. Peringkat 2 adalah KOSPI (Korea Selatan) yang meningkat 10,7%. Peringkat 3 adalah Nikkei225 (Jepang) yang naik 7,4%.

Sebagai perbandingan, pada akhir 2022, IHSG di peringkat 3. Sedangkan peringkat 1 adalah SENSEX (India) dengan pertumbuhan 5,01%. Peringkat 2 yaitu STI (Singapura) yang naik 4,27%.

Lantas, bagaimana di dunia?

Hingga akhir kuartal I-2023, IHSG tertinggal di peringkat 26 dari total 36 indeks saham yang dijadikan acuan.

Peringkat 1 adalah MERVAL (Argentina) yang melejit 24,5%. Peringkat 2 adalah ISEQ (Irlandia) yang melesat 16,6%. Peringkat 3 adalah INDEXCF (Rusia) yang melonjak 13,9%.

Sebagai perbandingan, pada akhir 2022, IHSG di peringkat 8. Peringkat 1 adalah indeks BIST 100 (Turki) dengan pertumbuhan sebesar 198,4%. Peringkat 2 yaitu MERVAL (Argentina) yang melejit 138,7%. Peringkat 3 adalah IPSA (Chili) yang menguat 21,8%.

Editor: Jauhari Mahardhika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 1 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 1 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 1 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 2 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 2 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 3 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia