Jumat, 15 Mei 2026

BCA (BBCA) dan GI Milik Duo Hartono Gelar Transaksi, Ternyata Segini Nilai Pasarnya

Penulis : Thresa Sandra Desfika
4 Apr 2023 | 10:28 WIB
BAGIKAN
Ilustrasi Gedung BCA (Foto: Istimewa)
Ilustrasi Gedung BCA (Foto: Istimewa)

JAKARTA, investor.id - PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) sudah mengumumkan bahwa perseroan menggelar transaksi dengan PT Grand Indonesia (GI) pada 1 Maret 2023.

Manejemen BBCA merinci bahwa objek transaksi adalah sewa ruangan dengan luas kurang lebih 1.930,68 m2 yang terletak di Gedung Menara BCA, Grand Indonesia lantai 35 Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat.

Harga sewa sebesar Rp 235.000 per semi gross meter persegi per bulan dan total harga sewa untuk jangka waktu sewa 3 tahun adalah Rp 16,33 miliar belum termasuk PPN yang akan dibayar di muka setiap 3 bulan.

ADVERTISEMENT

Service charge Rp 106.000 per semi gross meter persegi per bulan yang akan dibayar di muka setiap 3 bulan.

Grand Indonesia merupakan afiliasi dari BBCA karena Grand Indonesia dikendalikan secara tidak langsung oleh pihak yang sama, yaitu Robert Budi Hartono dan Bambang Hartono, yakni Duo Hartono pemilik Grup Djarum.

Duo Hartono menggenggam 59,94% saham BBCA melalui PT Dwimuria Investama Andalan.

Selain itu, Duo Hartono juga menggenggam 91,2263% saham PT Puri Sinartimur melalui PT Lingkarmulia Indah. Yang mana Puri Sinartimur menguasai 77,8047% saham Grand Indonesia.

Sementara itu, BCA menyampaikan tambahan informasi terkait transaksi tersebut berupa ringkasan laporan penilai atas objek transaksi. Tambahan informasi tertanggal 3 April.

Adapun Kantor Jasa Penilai Publik Desmar, Susanto, Salman, dan Rekan (KJPP DSSR) ditunjuk BCA untuk memberikan opini nilai sewa atas objek pajak.

Kesimpulan nilainya, yakni dengan mempertimbangkan seluruh informasi yang relevan dan kondisi pasar yang berlaku, KJPP DSSR berpendapat bahwa nilai sewa pasar atas objek penilaian berupa ruang kantor yang berlokasi di Gedung Menara BCA, Grand Indonesia pada tanggal 31 Desember 2022 adalah sebesar Rp 5,79 miliar per tahun.

Artinya bila sewa 3 tahun, maka nilai sewa pasarnya sekitar Rp 17,37 miliar.

Editor: Theresa Sandra Desfika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 14 menit yang lalu

Harga Emas Terkoreksi Buntut Data Konsumen AS

Pasar emas terus mempertahankan dukungan kritis tetapi tidak menunjukkan reaksi besar terhadap data ekonomi terbaru AS.
Market 25 menit yang lalu

Harga Perak Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Longsor Dalam

Harga perak Antam (ANTM) hari ini pada Jumat (15/5/2026) terpantau longsor dalam. Harga perak Antam menurun ke level ini
Market 29 menit yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Merosot Lagi

Harga emas Antam (ANTM) terpantau pada Jumat (15/5/2026) kembali merosot. Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 1 jam yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 1 jam yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Business 2 jam yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia