Sahamnya Terbang 812% dari Harga IPO, Emiten Ini Dipantau Khusus Bursa
JAKARTA, investor.id - Bursa Efek Indonesia (BEI) mengumumkan saham emiten PT Pelita Teknologi Global Tbk (CHIP) masuk dalam pemantauan khusus. Hal tersebut berlaku efektif pada 6 April 2023.
“Dengan ini Bursa mengumumkan efek bersifat ekuitas dalam pemantauan khusus,” jelas Kepala Divisi LPP BEI Saptono Adi Junarso dalam pengumuman Bursa, Rabu (5/4/2023).
Saham CHIP masuk daftar pemantauan khusus karena sesuai dengan kriteria 10, yakni dikenakan penghentian sementara perdagangan efek selama lebih dari satu hari bursa yang disebabkan oleh aktivitas perdagangan.
BEI sempat menghentikan sementara perdagangan saham CHIP pada 16 Maret sehubungan dengan terjadinya peningkatan harga kumulatif yang signifikan pada saham tersebut dan dalam rangka cooling down. Kemudian pada 17 Maret, suspensi sementara dibuka kembali.
Lalu pada 29 Maret, saham CHIP lagi-lagi kena penghentian sementara BEI karena terjadinya peningkatan harga kumulatif yang signifikan. Adapun suspensi terhadap perdagangan saham CHIP akan kembali dibuka mulai 6 April.
Pelita Teknologi Global baru mencatatkan sahamnya di BEI pada 8 Februari 2023. Sebelumnya, perseroan menggelar penawaran umum perdana (initial public offering/IPO) sebanyak 200 juta saham di harga Rp 160 per saham.
Per penutupan 28 Maret atau sehari sebelum CHIP kena suspensi sementara kembali, saham ini diparkir di Rp 1.460. Artinya sudah terbang 812,5% dari harga perdana alias IPO.
Editor: Theresa Sandra Desfika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Tag Terpopuler
Terpopuler






