Jumat, 15 Mei 2026

United Tractors (UNTR) Gelar RUPS, Dividen Jumbo Menanti?

Penulis : Thresa Sandra Desfika
11 Apr 2023 | 08:16 WIB
BAGIKAN
Alat berat produk United Tractors. Foto ilustrasi: Defrizal
Alat berat produk United Tractors. Foto ilustrasi: Defrizal

JAKARTA, investor.id - PT United Tractors Tbk (UNTR) akan melakukan rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST) pada Rabu, 12 April 2023. Rapat diselenggarakan di Menara Astra, Jakarta mulai pukul 10.00 WIB sampai dengan selesai.

Pada keterbukaan informasi, dikutip Selasa (11/4/2023), disebutkan 5 mata acara rapat. Salah satunya adalah persetujuan laporan tahunan 2022, termasuk pengesahan laporan tugas pengawasan dewan komisaris, serta pengesahan laporan keuangan konsolidasian perseroan untuk tahun buku 2022.

Selain itu, ada mata acara yang paling ditunggu-tunggu pemegang saham, yakni penetapan penggunaan laba bersih perseroan untuk tahun buku 2022.

ADVERTISEMENT

Sebelumnya, pada 27 Februari 2023, UNTR mengumumkan usulan pembagian dividen final perseroan sebesar Rp 6.185 per saham.

Sekretaris Perusahaan UNTR Sara K Loebis sempat menjelaskan, pada rapat umum pemegang saham tahunan perseroan untuk tahun buku 2022 yang rencananya akan diselenggarakan pada bulan April 2023, direksi perseroan merencanakan untuk mengusulkan dividen final yang lebih tinggi, yaitu sebesar Rp 6.185 per saham.

Dividen final yang akan diusulkan tersebut bersama dengan dividen interim Rp 818 per saham yang telah dibagikan pada bulan Oktober 2022, akan menjadikan total dividen yang akan diusulkan untuk pada tahun 2022 menjadi sebesar Rp 7.003 per saham.

“Perlu dicatat bahwa kepastian mengenai jumlah dividen yang akan dibagikan ini akan tetap tunduk pada adanya persetujuan dari rapat umum pemegang saham tahunan perseroan,” paparnya.

Usulan direksi atas dividen final yang lebih tinggi tersebut didasarkan atas profitabilitas perseroan yang sangat baik yang didukung oleh tingginya harga batu bara pada tahun 2022, yang belum pernah terjadi sebelumnya dan kinerja operasional yang solid.

“Perseroan percaya bahwa fundamental operasional dan kondisi neraca yang kuat dari perseroan, akan memungkinkan perseroan untuk terus menyalurkan modal di Indonesia dan mempercepat strategi transisi,” lengkap Sara.

Editor: Theresa Sandra Desfika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 4 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 4 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 5 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 5 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 6 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 6 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia