Jumat, 15 Mei 2026

Kontrak Baru Adhi Karya (ADHI) Naik Dua Kali Lipat

Penulis : Muawwan Daelami
11 Apr 2023 | 21:15 WIB
BAGIKAN
PT Adhi Karya Tbk (ADHI). (Foto ilustrasi: ADHI)
PT Adhi Karya Tbk (ADHI). (Foto ilustrasi: ADHI)

JAKARTA, investor.id – Perolehan kontrak baru PT Adhi Karya Tbk (ADHI) meningkat dua kali lipat. Pada Februari 2023, ADHI mencatatkan kontrak baru sebesar Rp 4,3 triliun. Sebulan kemudian atau Maret 2023, kontrak perseroan melonjak menjadi Rp 8,9 triliun.

"Per Maret Rp 8,9 triliun. Itu termasuk kontrak baru yang ADHI raih di proyek probolinggo-Banyuwangi dan Solo-Yogyakarta," ucap Direktur Utama Adhi Karya Entus Asnawi Mukhson menjawab pertanyaan Investor Daily, Selasa (11/4/2023).

Dilihat dari rinciannya, proyek Tol Solo-Yogyakarta-YIA Kulonprogo Paket 1.2A dan Proyek Tol Probowangi Paket 1 merupakan dua proyek yang berkontribusi besar terhadap raihan kontrak baru ADHI. Kontributor lainnya datang dari pekerjaan perkerasan jalan pertambangan Tanjung Enim, dan proyek Tol Trans Sumatera (Bayung Lencir) dan SPAM Regional Wosusokas.

ADVERTISEMENT

Artinya, lini bisnis engineering dan konstruksi mendominasi raihan kontrak baru sebesar perseroan tahun ini sebanhak 93%, lini bisnis properti dan hospitality sebesar 3% dan bisnis lainnya 4%.

Adapun dilihat dari sumber dananya, kontrak baru itu bersumber dari pemerintah sebesar 28%, proyek investasi dan lainnya sebesar 53%, serta BUMN dan BUMD sebesar 19%. Sedangkan diukur dari tipenya, kontrak baru seperti pekerjaan jalan dan jembatan menyumbang sebesar 69%.

Entus menambahkan, ke depan dirinya akan fokus mengembangkan kompetensi di berbagai bidang. Di samping itu, ADHI juga akan menekankan pada proyek-proyek environmental, social, and governance (ESG).

"Kita arahnya ke depan lebih seperti tadi penekanan ke proyek-proyek ESG. Misalnya, pengelolaan air, pengelolaan limbah kemudian Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM). Lalu, pengelolaan sampah terpadu TPST kita mulai banyak ke situ," beber Entus.

Merujuk pada data, lima besar proyek yang dicapai ADHI antara lain Proyek Tol Solo-Yogyakarta-YIA Kulonprogo Paket 1.2A, Proyek Prasarana LRT Malolos-Clark di Filipina, Proyek Tol Probowangi Paket 1, Proyek Tol Trans Sumatera (Bayung Lencir), serta Proyek Land Development Kalimantan Timur–IKN.

Lebih jauh, perseroan juga serius menggarap konstruksi berbasis lingkungan, termasuk fokus pada pengembangan bisnis kontruksi berbasis lingkungan seperti Fasilitas Pengolahan Limbah Terpadu Medan, RDF (Refuse Derived Fuel) Bantargebang, TPST Kota Denpasar, SPAM Dumai, SPAM Karian, dan lainnya.

Editor: Jauhari Mahardhika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 5 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 5 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 5 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 6 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 6 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 6 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia