Jumat, 15 Mei 2026

Saham BUMN Konstruksi Ditutup Melesat Dipimpin WIKA, Ada Apa?

Penulis : Parluhutan Situmorang
12 Apr 2023 | 17:17 WIB
BAGIKAN
PT Wijaya Karya Tbk (WIKA). (Perseroan)
PT Wijaya Karya Tbk (WIKA). (Perseroan)

JAKARTA, investor.id - Saham emiten BUMN konstruksi kompak melesat sepanjang perdagangan di Bursa Efek Indonesi (BEI), Rabu (12/4/2023). Penguatan tertinggi dipimpin saham PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) yang mencapai 6,69%.

Berdasarkan data BEI, saham WIKA naik Rp 32 (6,69%) menjadi Rp 510, saham PT PP Tbk (PTPP) menguat Rp 30 (5,41%) menjadi Rp 585, dan PT Adhi Karya Tbk (ADHI) meningkat Rp 16 (4,12%) menjadi Rp 404. Kenaikan terendah dicatatkan saham PT Waskita Karya Tbk (WSKT) Rp 6 (2,94%) menjadi Rp 210.

Meski mencatatkan kenaikan, harga saham empat BUMN konstruksi tersebut masih di bawah harga penutupan akhir tahun lalu. Saham PTPP ditutup Rp 715 pada akhir tahun 2022, WIKA Rp 800, ADHI Rp 484, dan WSKT Rp 360.

ADVERTISEMENT

Sejumlah pihak menyebutkan bahwa kenaikan harga saham tersebut didukung optimisme terhadap performa emiten BUMN konstruksi. Hal ini terlihat dari lonjakan kontrak baru hingga Maret 2023.

Sebelumnya, seluruh emiten BUMN konstruksi mencatatkan peningkatan perolehan kontrak baru hingga Maret 2022. Di antaranya PTPP mencatatkan kenaikan kontrak baru sebanyak 32,13% menjadi Rp 4,08 triliun sampai akhir Maret 2023 dibandingkan tahun sebelumnya Rp 3,09 triliun.

Bahkan, Adhi Karya membukukan kontrak baru senilai Rp 8,9 triliun hingga Maret 2023. Angka tersebut melesat sampai 109% dibandingkan tahun sebelumnya Rp 4,2 triliun.

Sedangkan WIKA meraup kontrak baru sebesar Rp 2,09 triliun hingga Februari 2023. Direktur Utama WIKA Agung Budi Waskito menyampaikan, pencapaian kontrak selama dua bulan pertama 2023 tersebut tidak lepas dari perpaduan antara proyek baru dan kontrak yang didapatkan dari segmen industri konstruksi. Satu-satunya BUMN Konstruksi yang belum merilis perolehan kontrak baru hingga Maret 2023 adalah Waskita Karya.

Editor: Investor.id

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 3 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 3 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 4 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 4 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 5 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 5 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia