Usia Masih 31 Tahun, Sosok Ini Pede Bawa Perusahaannya IPO
JAKARTA, investor.id - PT Era Digital Media Tbk mantap menggelar penawaran umum perdana (initial public offering/IPO) sebanyak 750 juta saham atau 21,83%. Harganya Rp 100 per saham sehingga dana yang bakal diraih perseroan Rp 75 miliar.
Masa penawaran umum berlangsung pada 12-14 April 2023 dan pencatatan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 18 April. Samuel Sekuritas dan Sucor Sekuritas dipercaya sebagai penjamin pelaksana emisi efek.
Pada tahun 2015, Era Digital Media bergerak pada bidang penyedia jasa layanan konten yang bekerja sama dengan perusahaan telekomunikasi untuk mendistribusikan konten tersebut. Semua konten yang telah didistribusikan oleh perseroan akan dibayarkan dengan metode SMS premium (pembayaran dengan pulsa).
Pada saat ini perseroan memiliki 4 produk, yakni mobile games, OTT religi, kerja sama dengan lisensi pihak ketiga, dan ring back tone.
Seluruh dana yang diperoleh dari hasil IPO setelah dikurangi biaya-biaya emisi, digunakan 80% akan disalurkan perseroan untuk penyetoran modal kepada PT Era Awan Digital (EAD).
Sekitar 20% akan digunakan oleh perseroan untuk modal kerja perseroan, yaitu pembayaran gaji & kesejahteraan karyawan, sewa kantor, harga pokok penjualan (HPP), kegiatan pemasaran, dan pengembangan karyawan untuk mendukung kegiatan operasional perseroan.
31 Tahun
Pemegang saham Era Digital Media saat ini adalah PT Rajati Alia Kapital 99,9% dan Yunika Rima 0,01%. Pemegang saham pengendali perseroan adalah Shaanee P Harjani melalui PT Rajati Alia Kapital. Pemilik manfaat (beneficial owner) perseroan juga adalah Shaanee P Harjani.
Meski merupakan pemilik manfaat, Shaanee P Harjani hanya menjabat posisi direktur di Era Digital Media. Dia masih muda berusia 31 tahun, menurut prospektus perseroan. Kendati demikian Shaanee merupakan direktur utama di anak usaha AWAN, yakni PT Era Awan Digital.
Sementara itu, posisi direktur utama di AWAN diisi oleh Yunika Rima (45) sejak 2022. Dia juga merupakan co-founder Era Awan Digital. Selain itu, ada Direktur Keuangan AWAN William Cahyadi Liauw yang berusia 35 tahun.
Adapun komisaris utama AWAN adalah Soundararajan Venkatachari (61) yang merupakan mantan direktur PT MD Pictures Tbk (FILM) periode 2018-2021. Ia mengisi posisi komisaris utama AWAN sejak 2022. Satu lagi komisaris ialah Kemal Alamsyah (56) yang merupakan komisaris independen sejak 2022.
Editor: Theresa Sandra Desfika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO
Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast
Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di IndonesiaBERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan
Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Tag Terpopuler
Terpopuler





