Jumat, 15 Mei 2026

Indofood CBP (ICBP) Memasuki Musim Panen, Begini Pertimbangannya

Penulis : Parluhutan Situmorang
24 Apr 2023 | 15:02 WIB
BAGIKAN
PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF). (Sumber: laporan tahunan perseroan)
PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF). (Sumber: laporan tahunan perseroan)

JAKARTA, investor.id – Penurunan harga terigu, minyak sawit mentah (crude palm oil/CPO), dan berlanjutnya apresiasi rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS), membuat perkiraan kinerja keuangan PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) tahun ini lebih tinggi dibandingkan perkiraan semula.

RHB Sekuritas Indonesia merevisi naik target laba bersih Indofood CBP dari Rp 8,79 triliun menjadi Rp 8,94 triliun tahun ini. Sebaliknya, perkiraan pendapatan perseroan direvisi turun dari Rp 76,11 triliun menjadi Rp 72,45 triliun pada 2023.

“Kami memperkirakan penjualan Indofood CBP bertumbuh didukung faktor musiman. Selain itu, perseroan memiliki kemampuan untuk tetap bertumbuh di tengah penurunan daya beli konsumen,” tulis analis RHB Sekuritas Vanessa Karmajaya dalam riset terbarunya.

ADVERTISEMENT

Dia menyebutkan, penjualan mi instan masih menjadi penyumbang terbesar atau setara dengan 60-70% terhadap pendapatan emiten berkode saham ICBP tersebut tahun ini. Secara faktor musiman, pertumbuhan penjualan mi instan bisa mencapai 20% pada kuartal I setiap tahun dibandingkan kuartal IV. Selama ini, penjualan mi instan tetap naik, meskipun daya beli masyarakat turun.

ICBP, menurut dia, juga didukung oleh keputusan untuk menaikkan harga jual produk sepanjang tahun lalu. Kenaikan harga jual produk tahun lalu mencapai 13% yang diikuti dengan penurunan harga bahan baku tahun ini akan membuat tingkat margin keuntungan perseroan tumbuh pesat tahun ini.

Lebih lanjut Vanessa mengungkapkan, penurunan harga gandum, CPO, bersamaan dengan penguatan rupiah akan membuat tingkat margin keuntungan ICBP menguat tahun ini. “Margin EBIT perseroan telah pulih dan balik ke kondisi sebelum pandemi Covid-19 pada kuartal IV-2022. Sedangkan tahun ini diprediksi tidak akan ada kenaikan harga jual produk,” terangnya.

Terkait prospek segmen produk susu olahan, ICBP diprediksi masih menghadapi tantangan karena dipengaruhi tingkat kompetisi yang tinggi dari merek-merek baru. Namun, penurunan harga pembelian skim milk bisa berimbas positif terhadap penjualan perseroan tahun ini.

Perseroan juga akan mendapatkan angin segar dari penguatan nilai tukar rupiah. Berdasarkan perhitungan, setiap penguatan nilai tukar rupiah sebesar 1%, laba bersih ICBP bisa naik hingga 4%.

Dengan berbagai faktor tersebut, RHB Sekuritas merevisi naik target harga saham ICBP menjadi Rp 12.500 dengan rekomendasi dipertahankan beli.

Editor: Investor.id

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 18 menit yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Multimedia 20 menit yang lalu

Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast

Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di Indonesia
Market 1 jam yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 7 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 8 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 8 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia