Realisasi Kuartal I-2023 di Bawah Ekspektasi, Target Saham Dharma Satya (DSNG) Dipangkas
JAKARTA, investor.id – Kinerja keuangan PT Dharma Satya Nusantara Tbk (DSNG) menunjukkan penurunan sepanjang kuartal I-2023. Hal itu dipicu oleh penurunan volume penjualan minyak sawit mentah (CPO) dan segmen kayu.
Baca Juga:
Penurunan Harga Terigu Bersamaan Penguatan Rupiah, Begini Prospek Terbaru Saham Indofood (INDF)Dharma Satya mencatatkan penurunan laba bersih sebesar 31,9% dari Rp 314 miliar pada kuartal IV-2022 menjadi Rp 214 miliar pada kuartal I-2023. Begitu juga dengan pendapatan turun dari Rp 3,04 triliun menjadi Rp 2,06 triliun.
“Sedangkan peningkatan beban operasional membuat margin kotor perseroan turun dari level 25,3% menjadi 28,1%. Hal ini memperparah penurunan laba bersih perseroan, sehingga realisasi kuartal I-2023 hanya merefleksikan 16% dari target tahun ini,” tulis analis Ciptadana Sekuritas Yasmin Soulisa dalam riset terbarunya.
Akibat rendahnya realisasi kinerja keuangan Dharma Satya pada kuartal I-2023, Ciptadana Sekuritas memilih untuk merevisi turun target kinerja keuangan perseroan tahun 2023-2024. Target harga saham DSNG juga direvisi turun dari Rp 1.090 menjadi Rp 948, dengan rekomendasi dipertahankan beli.
Ciptadana Sekuritas merevisi turun target kinerja keuangan emiten berkode saham DSNG ini untuk tahun 2023-2024. Hal ini dipicu peluang penurunan margin keuntungan di tengah pelemahan harga CPO dunia.
Proyeksi laba bersih DSNG tahun ini direvisi turun dari Rp 1,3 triliun menjadi Rp 948 miliar. Begitu juga dengan perkiraan pendapatan direvisi turun dari Rp 10,12 triliun menjadi Rp 9,09 triliun.
Ciptadana juga memangkas proyeksi laba bersih DSNG tahun 2024 dari Rp 1,37 triliun menjadi Rp 1,05 triliun. Sedangkan pendapatan direvisi turun dari Rp 10,19 triliun menjadi Rp 9,86 triliun.
Editor: Investor.id
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO
Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast
Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di IndonesiaBERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan
Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Tag Terpopuler
Terpopuler






