Jumat, 15 Mei 2026

Realisasi Kuartal I-2023 di Bawah Ekspektasi, Target Saham Dharma Satya (DSNG) Dipangkas

Penulis : Parluhutan Situmorang
25 Apr 2023 | 07:19 WIB
BAGIKAN
Kegiatan di pabrik Dharma Satya Nusantara. Foto: dsn.co.id
Kegiatan di pabrik Dharma Satya Nusantara. Foto: dsn.co.id

JAKARTA, investor.id – Kinerja keuangan PT Dharma Satya Nusantara Tbk (DSNG) menunjukkan penurunan sepanjang kuartal I-2023. Hal itu dipicu oleh penurunan volume penjualan minyak sawit mentah (CPO) dan segmen kayu.

Dharma Satya mencatatkan penurunan laba bersih sebesar 31,9% dari Rp 314 miliar pada kuartal IV-2022 menjadi Rp 214 miliar pada kuartal I-2023. Begitu juga dengan pendapatan turun dari Rp 3,04 triliun menjadi Rp 2,06 triliun.

“Sedangkan peningkatan beban operasional membuat margin kotor perseroan turun dari level 25,3% menjadi 28,1%. Hal ini memperparah penurunan laba bersih perseroan, sehingga realisasi kuartal I-2023 hanya merefleksikan 16% dari target tahun ini,” tulis analis Ciptadana Sekuritas Yasmin Soulisa dalam riset terbarunya.

ADVERTISEMENT

Akibat rendahnya realisasi kinerja keuangan Dharma Satya pada kuartal I-2023, Ciptadana Sekuritas memilih untuk merevisi turun target kinerja keuangan perseroan tahun 2023-2024. Target harga saham DSNG juga direvisi turun dari Rp 1.090 menjadi Rp 948, dengan rekomendasi dipertahankan beli.

Ciptadana Sekuritas merevisi turun target kinerja keuangan emiten berkode saham DSNG ini untuk tahun 2023-2024. Hal ini dipicu peluang penurunan margin keuntungan di tengah pelemahan harga CPO dunia.

Proyeksi laba bersih DSNG tahun ini direvisi turun dari Rp 1,3 triliun menjadi Rp 948 miliar. Begitu juga dengan perkiraan pendapatan direvisi turun dari Rp 10,12 triliun menjadi Rp 9,09 triliun.

Ciptadana juga memangkas proyeksi laba bersih DSNG tahun 2024 dari Rp 1,37 triliun menjadi Rp 1,05 triliun. Sedangkan pendapatan direvisi turun dari Rp 10,19 triliun menjadi Rp 9,86 triliun.

Editor: Investor.id

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 22 menit yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 6 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 7 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 7 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 7 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 8 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia