Jumat, 15 Mei 2026

Kuartal I-2023, GOTO Akhirnya Cetak Margin Kontribusi Positif

Penulis : Parluhutan Situmorang
27 Apr 2023 | 16:54 WIB
BAGIKAN
Ilustrasi GOTO. (Foto: GOTO)
Ilustrasi GOTO. (Foto: GOTO)

JAKARTA, Investor.id –  PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) sukses merealisasikan target raihan margin kontribusi positif pada kuartal I-2023. Bahkan, perseroan berhasil mempertahankan perbaikan EBITDA disesuaikan dalam lima kuartal beruntun.

Margin kontribusi adalah hasil dari pendapatan bruto dikurangi beban pokok pendapatan, insentif dan biaya pemasaran. Indikator ini digunakan untuk mengukur tingkat efisiensi perusahaan dalam menghasilkan pendapatan.

GOTO mencatatkan margin kontribusi positif Rp 636 miliar pada kuartal I-2023 atau setara dengan 0,4% dari nilai transaksi bruto (GTV) grup secara konsolidasi. Angka tersebut jauh membaik, dibandingkan dengan kuartal I-2022 yang masih rugi Rp 2,5 triliun.  

ADVERTISEMENT

Tak hanya itu, laporan kinerja keuangan perseroan mengungkap bahwa semua segmen bisnis GOTO, yaitu on-demand service, e-commerce, dan financial technology  melaporkan margin kontribusi yang positif. Kondisi ini mencerminkan GOTO semakin efisien dan mampu mengejar pertumbuhan yang berkualitas.

Perseroan melalui unit bisnis on-demand services di bawah platform Gojek menjadi penyumbang terbesar atas kinerja margin kontribusi positif pada kuartal lalu mencapai Rp 524 miliar.

Selain margin kontribusi yang positif, adjusted EBITDA GOTO juga membaik signifikan atau tumbuh 67% secara tahunan menjadi minus Rp 1,6 triliun. Semua unit bisnis GOTO juga mencatatkan perbaikan EBITDA disesuaikan secara signifikan.

Di antaranya,  unit bisnis on-demand services bukukan lompatan adjusted EBITDA sebanyak 85% secara tahunan menjadi minus Rp 246 miliar dan hampir mendekati titik impas (breakeven) pada kuartal I-2023. Segmen e-commerce juga melaporkan perbaikan adjusted EBITDA dengan pertumbuhan 75% secara tahunan menjadi minus Rp 523 miliar.

Sementara itu, adjusted EBITDA pada segmen financial technology dan logistics masing-masing tumbuh 31% dan 37% secara tahunan mencapai minus Rp 516 miliar dan Rp 156 miliar.

“Perseroan telah berada pada pertengahan jalan menuju target EBITDA yang disesuaikan positif pada kuartal keempat. Fokus kami pada pelanggan setia yang profitabel serta kedisiplinan dalam pengelolaan beban, telah meningkatkan efisiensi secara signifikan, sekaligus memberikan sekilas gambaran prospek GoTo di masa depan,” kata Direktur Utama GOTO Andre Soelistyo dalam penjelasan resminya di Jakarta, Kamis (27/4/2023).

Pencapaian margin kontribusi dan EBITDA disesuaikan juga tercermin pada  penggunaan kas untuk aktivitas operasi membaik signifikan atau turun lebih dari 40%, baik secara kuartalan maupun secara tahunan.

Pada kuartal I-2023, nilai kas yang digunakan untuk operasional mencapai Rp 1,95 triliun, jauh lebih rendah dari kuartal I-2022 sebanyak Rp 3,35 triliun. Adapun, saham GOTO ditutup melesat Rp 4 (4,21%) menjadi Rp 99. Saham GOTO yangbergerak dalam rentang Rp 95-104 sepanjang hari ini tercatat sebagai top volume.

Editor: Investor.id

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 36 menit yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 7 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 7 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 7 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 8 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 8 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia