Jumat, 15 Mei 2026

Beban Promosi Turun 50%, GOTO Cetak Lonjakan Pendapatan Bersih 123%

Penulis : Parluhtuan Situmorang
27 Apr 2023 | 18:06 WIB
BAGIKAN
PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO). (Ilustrasi/Perseroan)
PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO). (Ilustrasi/Perseroan)

JAKARTA, Investor.id –  PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) menunjukkan perbaikan signifikan yang ditunjukkan sejumlah indikator  dalam laporan kinerja keuangan per kuartal I-2023. Perbaikan tersebut memperkuat keyakinan untuk mencapai profitabilitas sesuai target yang telah ditetapkan.

Pertama, GOTO untuk pertama kalinya mencatatkan margin kontribusi positif pada kuartal I-2023. Nilai margin kontribusi positif Rp 636 miliar pada kuartal I-2023 atau setara dengan 0,4% dari nilai transaksi bruto (GTV) grup secara konsolidasi. Angka tersebut jauh membaik, dibandingkan dengan kuartal I-2022 dengan rugi Rp 2,5 triliun.  

Kedua, GOTO berhasil mempertahankan pertumbuhan pendapatan bruto double digit pada kuartal I-2023. Meskipun biaya insentif untuk pelanggan dipangkas secara agresif hingga 29%. Laporan keuangan GOTO Pendapatan bruto perseroan naik 14% menjadi Rp 5,98 triliun, dibandingkan periode yang sama tahun lalu (YoY) sebanyak Rp 5,23 triliun.

ADVERTISEMENT

Ketiga, GOTO juga sukses mencetak lompatan pendapatan bersih sebanyak 123% menjadi Rp 3,3 triliun dari sebelumnya hanya Rp 1,58 triliun. Sementara itu, GTV mencapai Rp 148,5 trilun, naik 6% pada kurun waktu yang sama. Padahal, perseroan berhasil memangkas beban penjualan dan pemasaran hingga 50% dari Rp 3,3 triliun menjadi Rp 1,63 triliun pada kuartal I-2024.

Terkait lonjakan pendapatan tersebut, manajemen GOTO mengungkapkan, didukung strategi manajemen dalam melakukan monetisasi, penyesuaian tarif, dan pengendalian beban operasional secara menyeluruh. Monetisasi melalui sejumlah cara, yaitu meluncurkan layanan premium Gocar Luxe, integrasi order ride hailing dengan moda transportasi massal, mengintegrasikan sistem reward menjadi GoPayCoins, bisnis advertising hingga optimalisasi jaringan gudang pintar untuk ekspansi merchant Tokopedia.  

“Pengelolaan beban operasional tetap secara cermat turut mendukung Perseroan dalam langkahnya mencapai profitabilitas, dan secara signifikan telah mengurangi biaya operasional serta tingkat cash burn. Menjaga kedisiplinan dalam pengelolaan beban juga merupakan bagian penting dari strategi jangka panjang Perseroan, di mana basis biaya yang lebih rendah akan memberikan kami keleluasaan lebih besar untuk mengalokasikan modal demi percepatan pertumbuhan di masa depan,” kata. Jacky Lo, Direktur Keuangan Grup GoTo, dalam siaran pers (27/4).

Dia menjelaskan, posisi kas GoTo dan neraca keuangan tetap solid dengan jumlah kas dan setara kas sebesar Rp26,7 triliun serta fasilitas kredit sekitar Rp4,65 triliun. “Kami optimistis akan mencapai arus kas operasional positif tanpa tambahan pendanaan eksternal.” katanya.

Editor: Investor.id

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 46 menit yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 7 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 7 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 7 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 8 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 8 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia