Jumat, 15 Mei 2026

Begini Kinerja Bisnis e-Commerce GOTO di Kuartal I

Penulis : Thresa Sandra Desfika
27 Apr 2023 | 19:02 WIB
BAGIKAN
PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO). (Ilustrasi/Perseroan)
PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO). (Ilustrasi/Perseroan)

JAKARTA, investor.id - PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) mencatat pendapatan bruto dari bisnis e-commerce Rp 2,26 triliun pada kuartal I-2023, meningkat 21% dari periode yang sama tahun lalu Rp 1,87 triliun.

EBITDA yang disesuaikan untuk unit bisnis e-commerce menjadi (-) Rp 523 miliar, meningkat 75% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Sedangkan margin kontribusi Rp 178 miliar.

“Pada unit bisnis e-commerce, peluncuran fitur inovatif berperan menumbuhkan monetisasi secara konsisten pada kuartal ini, sekaligus mempertahankan pangsa pasar Tokopedia yang besar,” jelas manajemen GOTO dalam keterangan resmi, Kamis (27/4/2023).

ADVERTISEMENT

Inovasi tersebut antara lain peningkatan fungsi aplikasi untuk mitra pedagang (merchant app) untuk menampilkan competitive insight yang diperbarui, serta perangkat pemasaran (marketing tools) untuk mendorong penjualan.

“Implementasi slot iklan dinamis pada fungsi pencarian (search) turut mendukung peningkatan relevansi iklan, sekaligus menghadirkan pengalaman pengguna yang lebih baik, dan memberi nilai tambah bagi mitra pedagang Tokopedia,” lanjut manajemen GOTO.

Sementara itu, gross transaction value (GTV) tercatat senilai Rp 63 triliun, termoderasi sebesar 3,6% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Hal ini dipengaruhi antara lain oleh tingginya penyebaran varian Omicron pada kuartal pertama 2022 yang mendorong peningkatan transaksi e-commerce secara signifikan.

Lebih lanjut, moderasi GTV juga dipengaruhi oleh perubahan prioritas dari lini bisnis Mitra Tokopedia, yang merupakan bisnis marketplace B2B non-inti perseroan. Bila mengesampingkan dampak dari bisnis Mitra Tokopedia tersebut, GTV Tokopedia relatif stabil dibandingkan tahun sebelumnya.

“Ke depan, perseroan akan meningkatkan penetrasi GoPayLater di platform Tokopedia untuk menghadirkan pembayaran yang lebih fleksibel melalui strategi pemasaran yang tepat sasaran,” jelas manajemen GOTO.

Editor: Theresa Sandra Desfika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 5 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 5 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 5 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 6 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 6 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 6 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia