Usai Cum Dividen Saham UNTR Dibanting hingga ARB, Masihkah Menarik Sahamnya?
JAKARTA, Investor.id - Harga saham PT United Tractors Tbk (UNTR) anjlok hingga auto reject bawah (ARB) usai cum dividen berakhir kemarin. Harga saham UNTR turun Rp 2.175 (7%) menjadi Rp 28.900.
Manajemen perseroan sebelumnya mengumumkan akan membagikan dividen Rp 7.003 per saham dengan cum dividen di pasar reguler dan negosiasi berakhir 27 April 2023. Sedangkan pembayaran dividen akan dilaksanakan pada 12 Mei 2023.
Sementara itu, hingga kuartal I-2023, perusahaan distributor tunggal alat berat merek Komatsu di Indonesia ini berhasil menjual 1.791 unit Komatsuatau naik 5,72% dibanding periode sama tahun lalu 1.694 unit.
Kenaikan penjualan tersebut mengerek pangsa pasar Komatsu menjadi 32% di industri alat berat nasional.Kontribusi penjualan alat berat Komatsu diperoleh dari empat sektor, yakni pertambangan, kehutanan, konstruksi, dan agribisnis. Sepanjang tiga bulan pertama 2023, kontribusi terbesar penjualan Komatsu berasal dari sektor pertambangan.
Sedangkan laba bersih periode berjalan perseroan melambung 24% dari Rp 4,71 triliun menjadi Rp 5,86 triliun hingga kuartal I-2023. Keaikan tersebut sejalan dengan pertumbuhan pendapatan dari Rp 27,97 triliun menjadi Rp 34,88 triliun.
Sebelumnya, Trimegah Sekurtias merevisi turun target harga saham United Tractors dari semula Rp 40 ribu menjadi Rp 34 ribu per saham. Penurunan target tersebut mempertimbangkan proyeksi laba bersih tahun ini di bawah realisasi tahun 2022.
Meskipun Trimegah Sekuritas telah merevisi naik target pertumbuhan laba inti United Tractors tahun 2023 dari Rp 17,29 triliun menjadi Rp 19,83 triliun. Begitu juga dengan proyeksi pendapatan direvisi naik dari semula Rp 112,39 triliun menjadi Rp 125,13 triliun.
Editor: Investor.id
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Tag Terpopuler
Terpopuler






