Kamis, 14 Mei 2026

Usai Cum Dividen Saham UNTR Dibanting hingga ARB, Masihkah Menarik Sahamnya?

Penulis : Parluhutan Situmorang
28 Apr 2023 | 11:02 WIB
BAGIKAN
PT United Tractors Tbk (UNTR). (Foto: Perseroan)
PT United Tractors Tbk (UNTR). (Foto: Perseroan)

JAKARTA, Investor.id - Harga saham PT United Tractors Tbk (UNTR) anjlok hingga auto reject bawah (ARB) usai cum dividen berakhir kemarin. Harga saham UNTR turun Rp 2.175 (7%) menjadi Rp 28.900.

Manajemen perseroan sebelumnya mengumumkan akan membagikan dividen Rp 7.003 per saham dengan cum dividen di pasar reguler dan negosiasi berakhir 27 April 2023. Sedangkan pembayaran dividen akan dilaksanakan pada 12 Mei 2023.

Sementara itu, hingga kuartal I-2023, perusahaan distributor tunggal alat berat merek Komatsu di Indonesia ini berhasil menjual 1.791 unit Komatsuatau naik 5,72% dibanding periode sama tahun lalu 1.694 unit.

ADVERTISEMENT

Kenaikan penjualan tersebut mengerek pangsa pasar Komatsu menjadi 32% di industri alat berat nasional.Kontribusi penjualan alat berat Komatsu diperoleh dari empat sektor, yakni pertambangan, kehutanan, konstruksi, dan agribisnis. Sepanjang tiga bulan pertama 2023, kontribusi terbesar penjualan Komatsu berasal dari sektor pertambangan.

Sedangkan laba bersih periode berjalan perseroan melambung 24% dari Rp 4,71 triliun menjadi Rp 5,86 triliun hingga kuartal I-2023. Keaikan tersebut sejalan dengan pertumbuhan pendapatan dari Rp 27,97 triliun menjadi Rp 34,88 triliun.

Sebelumnya, Trimegah Sekurtias merevisi turun target harga saham United Tractors dari semula Rp 40 ribu menjadi Rp 34 ribu per saham. Penurunan target tersebut mempertimbangkan proyeksi laba bersih tahun ini di bawah realisasi tahun 2022.

Meskipun Trimegah Sekuritas telah merevisi naik target pertumbuhan laba inti United Tractors tahun 2023 dari Rp 17,29 triliun menjadi Rp 19,83 triliun. Begitu juga dengan proyeksi pendapatan direvisi naik dari semula Rp 112,39 triliun menjadi Rp 125,13 triliun.


 

Editor: Investor.id

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 28 menit yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 58 menit yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 1 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Macroeconomy 2 jam yang lalu

Core Dukung Perluasan Insentif ke Sektor Padat Karya

Core dorong pemerintah memperluas program padat karya dan insentif industri manufaktur demi jaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional.
Macroeconomy 2 jam yang lalu

Giliran Purbaya Respons Surat Investor China soal Iklim Investasi RI

Menkeu Purbaya merespons keluhan pengusaha China soal iklim investasi RI dan menegaskan pemerintah tetap utamakan kepentingan nasional.
Finance 2 jam yang lalu

Livin’ by Mandiri Beri Kemudahan Nasabah Berkurban

Bank Mandiri mempermudah pembelian hewan kurban secara digital melalui fitur Sukha di aplikasi Livin’ by Mandiri.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia