Laba Bersih Emiten Grup Sinar Mas (BSDE) Moncer!
JAKARTA, investor.id - Emiten Grup Sinar Mas, PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE) membukukan laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk Rp 883,98 miliar pada kuartal I-2023. Angkanya melonjak 154% dari Rp 347,90 miliar pada periode yang sama tahun lalu.
Laba per saham dasarnya pun melesat dari Rp 16,64 di kuartal I-2022, menjadi Rp 42,27 per akhir Maret tahun ini.
Berdasarkan laporan keuangan kuartal I-2023, lonjakan laba bersih ditopang pendapatan usaha yang mencapai Rp 2,87 triliun. Melesat hampir 42% dari Rp 2,02 triliun pada 3 bulan pertama tahun 2022. Beban pokok penjualan juga ikut meningkat dari Rp 767,38 miliar ke Rp 1,02 triliun.
Adapun laba kotor yang diraih Bumi Serpong Damai pada kuartal pertama tahun ini sebesar Rp 1,85 triliun, lebih besar dari Rp 1,25 triliun di periode yang sama tahun 2022.
Perseroan membukukan jumlah beban usaha Rp 738,13 miliar dan laba usahanya sebesar Rp 1,11 triliun. Laba usaha tersebut melesat dari posisi sebelumnya Rp 630,46 miliar. Sedangkan laba sebelum pajak di kuartal I-2023 berjumlah Rp 991,95 miliar, jauh berbeda dari periode sama 2022 Rp 374,31 miliar.
Laba periode berjalan sebesar Rp 986,62 miliar. Sedangkan pada kuartal I-2022, angkanya berjumlah Rp 372,06 miliar.
Jumlah aset perseroan per akhir Maret 2023 meningkat jadi Rp 68 triliun, dari sebelumnya Rp 64,99 triliun per 31 Desember 2022. Liabilitas per 31 Maret 2023 Rp 27,23 triliun dan ekuitas Rp 40,77 triliun.
Editor: Theresa Sandra Desfika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Tag Terpopuler
Terpopuler






