Laba Bersih Indosat (ISAT) Melesat 621%
JAKARTA, investor.id - PT Indosat Tbk (ISAT) menunjukkan kinerja keuangan yang kuat selama kuartal pertama tahun 2023. Hal itu terlihat dari peningkatan pendapatan total sebesar 9,9% year on year (yoy) menjadi Rp 11,94 triliun dari sebelumnya Rp 10,87 triliun pada kuartal I-2022.
Sementara itu, berdasarkan keterangan resmi, perseroan mencatatkan EBITDA Rp 5,32 triliun, tumbuh 21,7% dari periode yang sama tahun lalu Rp 4,38 triliun.
“Akibat kombinasi pertumbuhan pendapatan dan momentum optimalisasi biaya. Margin EBITDA berdiri di angka 44,6% pada kuartal I-2023,” jelas manajemen Indosat dalam keterangan resmi, Jumat (28/4/2023).
Adapun laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk adalah sebesar Rp 929,1 miliar, melesat 621,6% dari kuartal I-2022 Rp 129 miliar.
Manajemen menjelaskan, didorong oleh pendekatannya dalam menyediakan produk yang sederhana dan terjangkau, serta investasi dalam infrastruktur jaringan, perusahaan mengalami pertumbuhan sebesar 4,1% dalam basis pelanggan, mencapai 98,5 juta pada kuartal pertama tahun 2023 dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
“Pertumbuhan basis pelanggan menghasilkan peningkatan moderat dalam average revenue per user (ARPU) menjadi Rp 32,9 ribu di TW1 2023, naik dari Rp 32,0 ribu pada periode yang sama tahun sebelumnya,” terang manejemen Indosat.
Perluasan basis pelanggan menghasilkan pertumbuhan trafik data yang kuat sebesar 17,3% yoy pada TW1 2023. Selain itu, cakupan jaringan perusahaan juga meningkat seiring peningkatan jumlah BTS 4G yang mencapai 152 ribu, sehingga mampu menangani peningkatan trafik yang tinggi.
Editor: Theresa Sandra Desfika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Tag Terpopuler
Terpopuler






