Jumat, 15 Mei 2026

Telkom (TLKM) Raup Laba Bersih Rp 6,4 T

Penulis : Thresa Sandra Desfika
29 Apr 2023 | 08:15 WIB
BAGIKAN
PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. (foto : Dok. Telkom)
PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. (foto : Dok. Telkom)

JAKARTA, investor.id - PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) mencatatkan pendapatan Rp 36,09 triliun pada kuartal I-2023, naik 2,5% dari Rp 35,20 triliun pada periode yang sama tahun lalu.

Dalam laporan keuangan kuartal pertama tahun 2023, Telkom membukukan beban operasi, pemeliharaan, dan jasa telekomunikasi Rp 9,17 triliun; beban penyusutan dan amortisasi Rp 7,88 triliun, beban karyawan Rp 3,73 triliun, beban umum dan administrasi Rp 1,84 triliun, beban interkoneksi Rp 1,57 triliun, dan beban pemasaran Rp 763 miliar.

Selain itu, terdapat keuntungan yang belum direalisasi dari perubahan nilai wajar atas investasi Rp 430 miliar, beban lain-lain – bersih Rp 5 miliar, dan rugi selisih kurs – bersih Rp 107 miliar.

ADVERTISEMENT

Adapun per tanggal 31 Maret 2023, Telkomsel (anak usaha Telkom) menilai nilai wajar investasi di PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) dengan menggunakan nilai pasar saham GOTO sebesar Rp 109 per saham.

Jumlah keuntungan yang belum direalisasi dari perubahan nilai wajar investasi Telkomsel pada GOTO pada tanggal 31 Maret 2023 adalah sebesar Rp 427 miliar dan disajikan sebagai keuntungan yang belum direalisasi dari perubahan nilai wajar atas investasi dalam laporan laba rugi konsolidasian.

Sementara itu, laba usaha Telkom meningkat dari Rp 10,61 triliun menjadi Rp 11,43 triliun sepanjang 3 bulan pertama tahun 2023. Sedangkan laba sebelum pajak penghasilan Rp 10,59 triliun dan laba periode berjalan Rp 8,44 triliun yang meningkat dari Rp 7,85 triliun pada kuartal I-2022.

Telkom mencatatkan laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk Rp 6,42 triliun, naik sekitar 5% dari Rp 6,11 triliun pada kuartal I-2022. Sedangkan laba bersih per saham Rp 64,85, lebih besar dari Rp 61,76 di kuartal pertama tahun lalu.

Jumlah aset Telkom per akhir Maret tahun ini Rp 278,47 triliun, liabilitas Rp 120,83 triliun, dan ekuitas Rp 157,64 triliun.

Editor: Theresa Sandra Desfika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 3 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 3 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 4 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 4 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 5 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 5 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia