Jumat, 15 Mei 2026

Tunggu Hasil FOMC, Siap-Siap Buy the Dip Bitcoin

Penulis : Zsazya Senorita
3 Mei 2023 | 09:30 WIB
BAGIKAN
File foto berbagai aset kripto termasuk Bitcoin, Ethereum, dan Dogecoin. (Foto: iStock)
File foto berbagai aset kripto termasuk Bitcoin, Ethereum, dan Dogecoin. (Foto: iStock)

JAKARTA, investor.id – Pasar kripto dipercaya akan bereaksi negatif terhadap hasil Federal Open Market Committee (FOMC) The Fed, yang diprediksi menetapkan kenaikan suku bunga 25 basis points (bps). Sehingga investor disarankan buy the dip Bitcoin (BTC) setelah pengumuman Fed Fund Rate (FFR) terbaru.

Financial Expert Ajaib Kripto Panji Yudha menjelaskan, strategi buy the dip adalah membeli aset kripto saat harga telah jauh di bawah rata-rata kripto yang telah dimiliki. Dia mengatakan, kenaikan suku bunga 25 bps oleh The Fed akan memberikan reaksi positif terhadap Dollar AS, namun bereaksi negatif terhadap pasar aset kripto berupa depresiasi harga.

Sebaliknya, lanjut Panji, jika The Fed tidak menaikkan suku bunga, kemungkinan besar pasar kripto akan bereaksi positif alias harganya naik. Tapi, sebanyak 93,2% respondens CME Group Fedwatch memprediksi kenaikan suku bunga 25 bps, hanya 6,8% yang memperkirakan tidak ada kenaikan suku bunga dalam FOMC Mei 2023.

ADVERTISEMENT

“Turunnya harga BTC dari tingkat tertinggi ini dapat dimanfaatkan sebagai peluang untuk investor mengakumulasi jumlah BTC dan menambah jumlah aset yang mereka miliki,” ungkap Panji, Rabu (3/5/2023).

Dalam menerapkan strategi buy the dip, Panji menyarankan investor dapat membeli secara bertahap ketika harga BTC dan Ethereum (ETH) sedang turun. Sebab, harga aset tersebut sudah mulai stabil dan menunjukkan pemulihan.

“Untuk mengelola manajemen risiko dalam trading aset kripto yang memiliki volatilitas tinggi saya sarankan pakai fitur stop loss dan take profit dalam Ajaib Kripto,” imbuh dia.

Setelah itu, investor harus membuat rencana jual beli (trading plan) dan menetapkan proyeksi keuntungan berbasis analisis teknikal dan mengikuti perkembangan isu makro. Dari aplikasi yang sama, investor dapat menggunakan fitur take profit, menyesuaikan proyeksi keuntungan yang telah ditetapkan dalam trading plan.

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Business 46 menit yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Market 56 menit yang lalu

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026, Cek Rinciannya

Harga emas perhiasan hari ini, Jumat (15/5/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karat
Market 2 jam yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Multimedia 2 jam yang lalu

Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast

Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di Indonesia
Market 3 jam yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 9 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia